48G Corner by KSK48
Palsukan Identitas untuk beli tiket konser AKB48, 3 mahasiswa dibekuk polisi Tokyo
GwiGwi.com – Kepolisian Metropolitan Tokyo menuduh 3 mahasiswa mendapatkan tiket konser grup AKB48 dalam jumlah banyak secara ilegal dan nantinya akan dijual ulang, tulis Sankei Shimbun (14 Juni).
Pada 25 Oktober tahun 2017 lalu, Iota Sato (22 tahun), Shogo Takahashi (21 Tahun) dan seorang mahasiswa Korea (21 tahun) membeli tiket konser yang akan diadakan di Kota Nara, Perfektur Nara dan beberapa lokasi lainnya dengan total pembelian seharga 96.000 yen di sebuah toserba di kota Soka, Perfektur Saitama.
Dalam membeli tiket-tiket konser tersebut, para tersangka menggunakan mesin cetak khusus untuk membuat kartu pelajar dan kartu asuransi kesehatan palsu, 2 dokumen yang dibutuhkan untuk melakukan pembelian.
Para tersangka kemudian menjual tiket tersebut secara on line dengan harga 2-5 kali lebih mahal dari harga asli. Kantor Polisi Takanawa menuduh para tersangka melakukan penipuan dibawah Pengaturan Gangguan Public perfektur Saitama. “Banyak orang lain yang melakukan hal yang sama,” ujar Sato yang dikutip Sankei Shimbun. “Kami masih orang baik – baik.”
Para tersangka diperkirakan telah membuat 800 kartu identifikasi palsu dan mengumpulkan sekitar 4.6 juta yen melalui penjualan tiket secara on line selama 18 bulan. Ketika menjual ulang tiket-tiket tersebut, para tersangka juga memberikan kartu identifikasi palsu yang nantinya diperlukan untuk memasuki lokasi konser, tulis Nikkan Sports (14 Juni).
Praktek ini terbongkar setelah penahanan tersangka keempat yang juga seorang mahasiswa, yang mencoba naik Shinkansen secara gratis. Dikenal dengan nama Kiseru, praktek penipuan yang melibatkan mencurangi tarif kereta dengan cara hanya membeli tiket pada awal dan akhir perjalanan mereka saja. Banyak penggemar grup idola menggunakan cara ini untuk menghadiri konser di penjuru Jepang dengan biaya yang lebih murah.
Pada melakukan penyedikian ke tersangka keempat, polisi menemukan kartu identifikasi palsu yang kemudian menuntun polisi ke ketiga tersangka lainnya.