News
Netflix Disebut Ingin Pangkas Jendela Bioskop Warner Bros. Jadi 17 Hari, Picu Kontroversi
www.gwigwi.com –
Netflix dilaporkan berencana memangkas jendela tayang eksklusif di bioskop menjadi hanya 17 hari untuk film-film Warner Bros., jika proses akuisisi senilai US$82,7 miliar benar-benar disetujui. Rencana ini langsung memicu perhatian luas karena jauh lebih singkat dibandingkan standar industri saat ini, yang umumnya mempertahankan jendela bioskop sekitar 45 hari sebelum masuk platform digital.
Apabila kebijakan tersebut diterapkan, sejumlah film besar mendatang berpotensi terdampak signifikan. Beberapa judul yang disebut-sebut termasuk Man of Tomorrow (2027), The Batman Part II (2027), serta The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum (2027). Pemangkasan jendela bioskop ini dikhawatirkan akan menekan pendapatan teater, sekaligus mengubah pola distribusi film blockbuster secara drastis.
Langkah agresif Netflix tersebut kini berada di bawah pengawasan ketat regulator antimonopoli Amerika Serikat. Sejumlah pelaku industri menilai rencana ini berpotensi memperkuat dominasi platform streaming dan melemahkan posisi jaringan bioskop. Kritik terbuka juga datang dari sutradara legendaris James Cameron, yang menyebut strategi tersebut bisa merusak ekosistem layar lebar dan menggerus pengalaman sinema sebagai medium utama film-film besar.
Netflix sendiri memperkirakan proses akuisisi ini akan memakan waktu sekitar 12 hingga 18 bulan untuk diselesaikan. Selama proses tersebut berlangsung, dipastikan bahwa HBO Max dan Netflix akan tetap beroperasi secara terpisah, tanpa penggabungan layanan dalam waktu dekat.
Jika rencana ini benar-benar terealisasi, industri film global berpotensi memasuki era baru, di mana dominasi streaming semakin kuat dan peran bioskop kembali dipertanyakan.