Live Action
Netflix ambil alih Produksi Live Action Sword Art Online dan pemeran utama akan diperankan orang Asia
GwiGwi.com – Live-Action Sword Art Online yang digarap Skydance Television ini kini dibeli oleh Netflix. Penulis serta produser eksekutif Laeta Kalogridis mengkonfirmasi akuisisi ini serta menyatakan rencananya lewat wawancara dengan Collider.
Setiap kali suatu seri yang memungut setting yang bukan di barat, casting karakter sentral adaptasi filmnya lazimnya di kekuasaan orang kulit putih. Praktik ini dinamakan Whitewashing dan biasanya mengundang kontroversi dari fans seri itu serta publik yang merasa produser film terlampau bermain aman. Kalogridis berjanji bahwa adaptasi ini tidak akan mengerjakan hal tersebut. “Salah satu kesepakatan dalam akuisisi ini ialah Kirito & Asuna bakal tetap (diperankan) orang Asia,” jawabnya.
Kalogridis menekankan bahwa baik Netflix maupun dirinya tidak tertarik mengerjakan whitewashing. Keputusan bahwa sang protagonis dan heroine dibintangi aktor Asia telah final, tetapi berhubung Sword Art Online ialah game Global, karakter laksana Klein dan Agil akan diciptakan lebih jelas bila mereka berasal dari negara lain. Kalogridis berasumsi “sama seperti Motoko Kusanagi, dirinya didefinisikan sebagai karya dari Asia”.
Kalogridis sebelumnya mencatat draft mulai dari film Hollywood Ghost in the Shell di 2009, tetapi dia tidak tercebur dengan versi final skripnya yang tayang tahun lalu. Dirinya pun akan menggarap skrip guna film adaptasi Battle Angel Alita.
Dari wawancara itu nampaknya proyek ini sebisa mungkin hendak menghindari kontorversi. Kalogridis juga dikomparasikan dengan 2 tahun kemudian sudah menggarap proyek sci-fi dengan resepsi yang bagus seperti Altered Carbon yang tayang mulai bulan ini. Mari anda lihat seperti apa adaptasi dari seri light novel besar ini dari dirinya.