Gaming
Metaphor: ReFantazio, Dunia Fantasi yang Menghadirkan Kecemasan Nyata!
www.gwigwi.com – Kabar gembira buat para penggemar game RPG, terutama bagi kamu yang suka dengan game-game keluaran ATLUS. Setelah sukses dengan seri Persona, ATLUS kembali dengan proyek terbarunya, Metaphor: ReFantazio. Game ini direncanakan rilis pada 11 Oktober 2024 dan bisa dimainkan di Xbox Series X|S, Windows, PlayStation®4, PlayStation®5 maupun Steam. Yuk, kita bahas lebih dalam soal dunia dan karakter menarik yang bakal kamu temui di dalamnya!
Kerajaan Euchronia: Dunia Penuh Mimpi dan Kecemasan
Metaphor: ReFantazio mengambil latar di dunia fantasi bernama Kerajaan Euchronia yang terbentuk dari aliansi tiga negara. Menariknya, di dunia ini, kecemasan bukan cuma sebuah perasaan, tapi sesuatu yang bisa dilihat dengan mata! Lho, kok bisa? Begini ceritanya.
Kerajaan Euchronia adalah tempat di mana orang-orang hidup dalam harmoni, setidaknya dalam imajinasi mereka. Mereka membayangkan dunia tanpa diskriminasi, tanpa sihir, dan di mana teknologi maju pesat. Kota-kota megah dengan gedung-gedung kaca yang menjulang tinggi, jalan-jalan ramai, dan malam-malam yang tenang tanpa bayang-bayang gelap. Dalam hukum yang mereka anut, semua kehidupan dianggap setara.
Namun, kecemasan menjadi kunci dari narasi game ini. Dunia fantasi ini terlihat sempurna di luar, tapi siapa sangka bahwa kecemasan yang dirasakan setiap orang bisa mewujud dalam bentuk nyata? Di sinilah tantangan besar dimulai.
Kekuatan Tersembunyi di Balik Kecemasan
Di dunia Euchronia, sihir tidak bisa digunakan sembarangan. Orang-orang membutuhkan alat khusus yang disebut magic igniter untuk menggunakan sihir. Menariknya, sang tokoh utama dan kawan-kawannya justru bisa membangkitkan kekuatan misterius yang disebut Archetype, sebuah kekuatan yang hanya muncul ketika mereka berhasil menghadapi kecemasan dan ketakutan mereka. Dari sini, kamu akan diajak untuk memahami bagaimana kecemasan bukan hanya perasaan yang menghantui, tapi juga bisa menjadi sumber kekuatan.
Delapan Suku Unik di Kerajaan Euchronia
Euchronia dihuni oleh delapan suku dengan karakteristik unik berbeda-beda. Setiap suku punya ciri fisik dan temperamen yang membuat mereka berbeda, tapi menariknya, perbedaan ideologi dan keyakinanlah yang justru memisahkan mereka. Siapa saja suku-suku tersebut?
Clemar
Populasi terbesar di Euchronia dengan tanduk di kepala mereka. Mereka sering menempati posisi penting di pemerintahan dan dikenal karena kebebasan yang mereka anut.
Roussainte
Memiliki telinga panjang dan tubuh kuat, banyak dari mereka menjadi militer. Uniknya, para wanita Suku Roussainte sering kali lebih kuat dari pria di suku lain.
Rhoag
Suku ini memiliki usia sangat panjang. Mereka mencapai usia dewasa dengan cepat, namun kemudian menghabiskan sebagian besar hidup mereka dalam masa tua.
Ishkia
Suku Ishkia dikenal sebagai suku bersayap dengan kecerdasan tinggi. Walaupun populasinya kecil, mereka sering kali memegang posisi penting sebagai ilmuwan dan sanktor.
Nidia
Suku bermata besar dengan pupil unik berwarna pelangi ini dikenal karena kemampuan sosialnya yang baik, meski sering dicap sebagai penggoda atau eksentrik.
Paripus
Suku ini memiliki telinga dan ekor seperti hewan. Mereka hidup bebas dan suka bersenang-senang, meski sering dianggap kurang serius oleh suku lainnya.
Eugief
Suku kecil yang hidup di malam hari dengan sayap dan telinga seperti kelelawar ini sering didiskriminasi karena penampilannya yang dianggap menyeramkan.
Mustari
Suku dengan mata ketiga di dahinya ini kebanyakan tinggal di pulau-pulau jauh dan sering dianggap aneh karena keyakinan religius mereka yang berbeda.
Setiap suku ini punya cerita dan konflik masing-masing dan seiring dengan petualanganmu, kamu akan menemukan bagaimana ideologi mereka membentuk kehidupan di Euchronia.
Manusia, Monster dari Kecemasan
Hal paling mengerikan dari dunia Metaphor: ReFantazio adalah kehadiran monster yang dikenal sebagai Manusia. Lho, manusia kok monster? Di dunia ini, kecemasan menghasilkan partikel yang disebut magla, yang mengalir di udara dan menjadi sumber sihir. Sayangnya, karena tingginya kadar kecemasan di Kerajaan Euchronia, partikel ini berubah menjadi monster.
Manusia di sini bukan seperti manusia biasa. Mereka adalah makhluk yang penuh dengan kecemasan berwujud fisik. Makhluk ini memiliki bentuk menakutkan dan kekuatan sihir yang merusak. Beberapa contoh monster ini adalah Homo Gorleo yang bisa menghancurkan pasukan dalam sekejap. Ada juga Homo Avades, monster raksasa yang dapat meratakan kota dengan kekuatannya.
Kehadiran monster-monster ini membuat perjalanan di dunia Metaphor: ReFantazio semakin menantang, karena kamu tidak hanya menghadapi konflik antar suku, tetapi juga ancaman dari makhluk-makhluk kecemasan ini.
Siapkah Kamu Menghadapi Kecemasanmu?
Dengan tema yang mendalam tentang kecemasan dan cara menghadapinya, Metaphor: ReFantazio bukan hanya menawarkan dunia fantasi menawan, tetapi juga sebuah perjalanan emosional yang mungkin dekat dengan kehidupan nyata kita. Apakah kamu siap untuk menghadapi ketakutan dan kecemasanmu sendiri di dunia ini?
Metaphor: ReFantazio siap rilis pada 11 Oktober 2024, jadi jangan sampai kelewatan! Pre-order sekarang dan siapkan dirimu untuk petualangan tak terlupakan di dunia Euchronia!