48G Corner by KSK48

Manajemen AKB48 bermasalah dengan Dirjen Pajak Tokyo

Published

on

GwiGwi.com – Grup idol populer, AKB48 sedang bermasalah dengan dirjen pajak setelah perusahaan manajemen AKB48 gagal memberikan laporan pengeluaran sebesar 400 juta yen selama 3 tahun, dihitung pada November tahun lalu, seperti dilaporkan Asahi TV pada tanggal 1 September lalu. Dirjen Pajak Regional Tokyo mengungkapan pada senin lalu, agensi talenta AKB48 tidak melaporkan pengeluaran mereka terkait dengan biaya sewa, biaya perbaikan gigi dan biaya transportasi.

Menurut laporan tadi, AKS tidak terlalu berusaha menutupi pengeluaran yang menjadi masalah tadi. “Kami hanya memiliki perbedaan pendapat tentang apa yang seharusnya ditulis di laporan,” ungkap AKS. “Tapi setelah dirjen pajak memberi tahu kami, kami akan merubah laporannya dan menyerahkannya lagi.” AKS sendiri sekarang belum membayarkan sisa pajak sebesar 100 juta yen. AKS sendiri menganggap pengeluaran seperti biaya sewa tertentu untuk member adalah donasi yang tidak perlu dikembalikan oleh para member, ungkap laporan tadi.

Ini bukan kali pertama AKB48 mengalami transgresi pada image mereka. Pada Maret lalu, sebuah tabloid mengungkap kalau salah seorang mantan manajer grup ini merekam anggota grup secara diam – diam di ruang ganti. Skandal lain yang terkait dengan grup ini adalah penggunaan obat terlarang dan hubungan gelap.

Setiap member AKB48 dari total 138 member dan unit yang berafiliasi dengan grup ini juga berada dibawah kode moral yang ketat, meskipun begitu mantan member yang bergabung ke dunia porno pun bukannya tidak ada sama sekali. Pada 2013 lalu salah satu member, Minegishi Minami mencukur habis rambutnya dan memposting video di internet sebagai sebuah permintaan maaf karena memiliki pacar.

Trending

Exit mobile version