Berita Anime & Manga

Kontroversi ‘Redo of Healer’ dan Mengapa Disebut Anime Terburuk di Tahun 2021

Published

on

GwiGwi.com – Di akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021, para penggemar isekai mendapatkan anime baru dengan judul Redo of Healer. Anime yang diadaptasi dari novel ringan fiksi karya penulis  Rui Tsukiyo dan diilustrasikan oleh Shiokonbu. Serial ini dapat mengadaptasi manga yang digambar oleh Soken Haga dan telah diserialkan secara online di situs web Young Ace Up Kadokawa Shoten sejak Oktober 2017. Baru-baru ini, produksi anime serial tersebut telah ditayangkan oleh studio TNK.

Intinya anime ini tentang balas dendam. Sang protagonis utama, Keyaru, dilecehkan dan diserang secara seksual… sebagai seorang pria. Inilah dasar balas dendamnya. Setelah menggunakan sihir penyembuhan untuk “mengulang” waktu ke 4 tahun yang lalu, dia membalas dendam pada orang-orang yang menyiksanya dengan kejam. Dan beberapa metode yang dia gunakan adalah pemerkosaan. Itulah mengapa anime ini sangat gelap dan kontroversial.

Kontennya begitu singkat, ringkas dan mudah dimengerti, lalu kenapa Redo of Healer dianggap anime jelek yang tidak ada bedanya dengan hentai murahan?

Advertising
Advertising

Mengusung konten yang sama dengan isekai dark fantasy yang mengikuti trend saat ini, namun Redo of Healer masih kalah dengan nama The Promised Neverland season 2 atau Horimiya. Penggemar anime menyimpulkan ini karena satu alasan sederhana – plot yang membosankan tetapi sensasional, ingin terkenal dengan skandal.

Klimaks dari skandalnya adalah episode 2 dari anime ini, ketika TNK memasukkan detail dewasa yang dibumbui efek. Justru bukan mendapat kesan yang spesial, malah terkesan murahan dengan efek dewasa. Karakter Keyaru saat menyembuhkan orang lain sambil menyalin keterampilan mereka. Dia memiliki beberapa ingatan dan keterampilan mereka, dan akan pergi mencari orang-orang yang melukainya untuk membalas dendam dan memperkosa karakter itu. Banyak kritik bahwa anime ini telah dilakukan terlalu buruk dan hanya menyalahgunakan detail 18+ untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin.

Faktanya, Redo of Healer tidak memiliki hal yang baik untuk diingat orang. Tidak seperti seri isekai lainnya seperti Tensei Shitara Slime datta Ken atau Overlord, dunia Redo of Healer terlalu kabur dan tidak meninggalkan kesan. Penulis menciptakan dunia fantasi normal dengan protagonis bekerja di pertanian untuk mencari nafkah. Dari situ, tindakan sang protagonis akan dikatakan “lebih masuk akal” di dunia ini. Semua karakter hanya memiliki satu ekspresi, dan latar belakang serta adegan aksi tidak menonjol.

Sebelum debut, banyak pemirsa mengharapkan Redo of Healer akan menjadi “GOBLIN SLAYER” baru. Namun, jelas terlihat bahwa kedua karya ini berbeda dalam konstruksi karakter, gaya penulisan, dan kualitas. Meskipun diberi tag ecchi dan fantasi, tetapi Redo of Healer dianggap oleh banyak orang hanya sebagai… sampah, tidak layak untuk disamakan dengan isekai terkenal sebelumnya.

Secara obyektif, anime Redo of Healer tidak ditujukan untuk anak-anak, dan isinya hampir tidak memiliki arti khusus tetapi hanya sebuah perjalanan balas dendam yang gila di dunia yang sepihak. Jadi, kalian dapat mempertimbangkan sebelum menontonnya, jangan sampai niatnya mau menghibur diri malah jadi frustasi.

[insert page='kaifuku-jutsushi-no-yarinaoshi' display='related-full.php']

Trending

Exit mobile version