Entertainment

Komplain Terhadap Tayangan Anime di Jepang Terjadi Kembali!

Published

on

GwiGwi.com – Masih ingat dengan kejadian gugatan terhadap salah satu episode Gintama. (link) ? Kini, hal itu terjadi kembali lagi. BPO (Broadcasting Ethics and Program Improvement Organization) menerima pemberitahuan soal ini pada akhir July lalu. Walau demikian, tidak disebutkan apakah judul dari anime tersebut, hanya kontennya saja.Salah satu komplain yang diterima BPO adalah sebuah anime yang tayang tengah malam, dan menggunakan beberapa gestur yang tidak senonoh. Terlebih lagi adanya sensor yang menggunakan pengubah suara yang semakin menimbulkan unsur tidak senonohnya. Hal ini merujuk pada beberapa konten yang dapat kita temukan pada Shimoneta : A Boring World Where the Concept of Dirty Jokes Doesn't Exist. Padahal sebenarnya inilah tujuan dasar dari anime tersebut. “Dirty Jokes“.

Maaf Anda Melihat Iklan

Komplain lainnya adalah adanya anak kecil (mungkin loli?) yang ditunjukan pada suatu Ending anime dimana Loli tersebut hanya menggunakan baju renang. Orang yang mengkomplain ini menyatakan bahwa ini sangatlah tidak dipikirkan dengan baik terutama dengan meningkatnya tingkat pedofilia. Disini sepertinya merujuk pada Ending kedua dari PriPara yang tayang pada tahun ini dimana kita bisa melihat para tokoh bermain di pantai …. mengenakan baju renang.

Yang terakhir adalah adanya iklan judu yang menggunakan salah satu karakter dari tokoh anime anak-anak yang populer. Ini merujuk kepada adanya tokoh dari serial Chibi Maruko-chan yang dimunculkan pada iklan lotere “Chibi Maruko-chan Scratch

Aduh…. sepertinya akan semakin sulit yah anime kedepan nantinya. Beberapa anime “panas” yang sebaiknya menarik perhatian malah jarang sekali dipermasalahkan. Bahkan salah satunya sudah sukses dengan season ke-3nya, dan bahkan ada saja manga yang sudah diadaptasikan ke anime. Selain itu salah satu “yang menarik” dari anime adalah swimsuit episodes yang sepertinya sudah menjadi hal yang wajib pada anime apapun tiap seasonnya.

Bagaimana menurut kalian Gwiple? Apakah complaint dan censorship ini patut dilanjutkan? Mungkin bisa menjadi “Internet Positif” berikutnya?

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan

Trending

Exit mobile version