News
Kesan pertama For Honor Closed Beta, ketika perang ala Dinasty Warriors dikombinasikan dengan duel ala Infinity Blade
GwiGwi.com – Ubisoft secara resmi menggelar sesi closed beta untuk game pertarungan abad pertengahan For Honor. Gamer yang mendapatkan undangan khusus dari pihak publisher sudah dapat mencicipinya di PC atau PlayStation 4. Sesuai dengan apa yang sudah dipamerkan dalam beberapa ajang game sebelumnya, For Honor bisa melahirkan konsep multiplayer online yang unik.
Apa yang ditawarkan oleh For Honor adalah konsep pertarungan antar pemain yang lebih menekankan pada penggunaan senjata jarak dekat. Gaya ini memang berbeda dengan game online sejenis yang mengunggulkan kekuatan senjata jarak jauh. Yang menarik adalah kesan otentik yang tampil di sistem pertempuran For Honor.
Sepanjang permainan, kita benar-benar merasa bertarung sebagai seorang ksatria. Berbekal senjata jarak dekat, kita dituntut untuk bisa membaca setiap pergerakan lawan sebelum menyerang. Untuk bertahan, kita juga harus memperhatikan bagaimana musuh akan menyerang karena ada beberapa gerakan serangan yang bisa digunakan di dalam game ini.
Ubisoft juga mencoba membawa gamer ke tingkat selanjutnya, dengan sistem kontrol yang tidak mudah. Oleh karena itu, dalam awal permainan Anda akan dibawa ke dalam tutorial karena For Honor menggunakan tata tombol yang spesial. Awalnya kita memang merasa kaku dengan sistem ini, namun setelah memainkan beberapa pertarungan kita sudah mulai terbiasa dengan sistem kontrolnya.
Walaupun closed beta, Anda sudah bisa merasakan inti permainan dari For Honor. Anda langsung dihadapkan pada 3 pilihan faksi yang menawarkan keunggulan masing-masing, tetapi pada akhirnya memiliki teknik bertarung yang mirip. Seperti Dynasty Warriors, pemain punya tugas mengamankan semua pos yang ada dalam satu peta, sampai akhirnya tim lawan tidak bisa respawn.
Untuk sesi close beta kali ini, For Honor menawarkan 3 mode permainan, Duel, Brawl dan Dominion. Duel, merupakan pertarungan 1 vs 1 entah melawan player ataupun AI. Di mode ini kamu harus menjalani pertarungan sebanyak 5 kali, jika sudah menang 3 kali maka kamu otomatis memenangkan Duel. Sedangkan Brawl, merupakan pertarungan 2 vs 2, sama halnya dengan model duel, mode ini masih mirip pertarungan 1 vs 1, namun dalam mode 1 vs 1 yang berlangsung bersamaan dengan rekanmu. So, kamu jika kamu atau lawan kamu menang lebih awal, kamu dapat mengkeroyok lawanmu, atau kamu dapat membantu temanmu yang masih bertarung. Terkesan tidak fair, oleh karena itu supaya tidak dikeroyok, kamu atau partner kamu wajib menang duluan.
Dominion merupakan pertarungan unik yang menjadi sorotan For Honor. Disini kamu dihadapkan dengan pertarungan 4 vs 4 dengan aturan harus mengamankan (capture) pos di map. Setiap game terdapat 3 titik pos yang harus di capture, persis dengan mode conquest Battlefield 1. Dalam mode ini tidak hanya heroes kamu yang bertarung, tapi kamu memiliki pasukan biasa atau creep yang membantu kamu, dan creep dilawan akan menjadi musuh kamu.
Creep seringkali berada di pos B atau pos tengah yang menjadi titik perebutan utama. Untuk memenangkan pertarungan mode dominion kamu harus mengumpulkan poin dengan mengamankan setiap pos, membunuh lawan, dan tetap bertahan. Ketika sudah sampai pada detik-detik terakhir, maka sesi skirmish akan aktif, jika kamu mati di ‘fatality' oleh lawan kamu di sesi ini maka kamu tidak dapat respawn kembali. Kenapa fatality? karena di For Honor, kamu dapat menghabisi lawan saat darahnya sudah habis dengan cara brutal seperti memotong lehernya, mirip fatality di Mortal Kombat.
Meski demikian, ada beberapa hal yang menurut kita harus diperbaiki oleh Ubisoft. Pertama adalah sistem menu yang masih sulit untuk dikenali dan terkesan berantakan. Ini membuat kita sulit untuk mengenali beragam fitur yang ditawarkan di game ini.
Selain itu, karakter creep atau prajurit biasa dalam game ini terkesan mengganggu ketika dua pemain memutuskan untuk bertarung karena mereka seringkali menyerang pemain. Hal tersebut membuat konsentrasi kita sebagai pemain terpecah dan tidak fokus terhadap duel yang dilakukan.
Terlepas dari semua itu, kita mengakui For Honor sebagai salah satu game paling inovatif di tahun ini. Ia cukup berhasil menghadirkan game action menggunakan formula pertempuran jarak dekat dan digabung dengan konsep MOBA.