Mobile Gaming

Jepang keluarkan himbauan untuk pemain Pokémon Go

Published

on

GwiGwi.com – Kehebohan tentang dirilisnya Pokémon Go di Jepang sudah benar-benar menggila, sampai-sampai pihak pemerintah Jepang memberikan himbauan agar para pemain Pokémon Go berhati-hati supaya tidak mengalami kecelakaan saat bermain.

NISC, Pusat Penanggulangan Kecelakaan dan Strategi untuk Keamanan Cyber, telah mengeluarkan 9 poin himbauan, lengkap dengan ilustrasi, melalui Line dan Twitter. Mengingatkan masyarakat tentang potensi masalah yang muncul karena game ini.

“Tolong sebarkan ini ke orang-orang di sekitar anda, terutama anak-anak, supaya orang bisa menikmati game ini dan bermain dengan aman,” kicau akun @nisc_forescast pada rabu malam lalu.

Postingan yang telah di retweet lebih dari 15 ribu kali itu, menghimbau orang agar melindungi privasi mereka selama bermain dengan game yang menggunakan GPS dan augmented reality tersebut dengan cara menggunakan nama-nama “keren” yang berbeda dengan nama asli mereka saat bermain. NISC jg menghimbau agar orang-orang menjauhi zona-zona berbahaya saat mereka mencoba menangkap karakter-karakter Pokémon di game tersebut.

“Di negara dimana game ini telah diluncurkan, berbagai insiden telah dilaporkan. Insiden-insiden tersebut antara lain tertabrak mobil, jatuh ke danau, digigit ular bahkan dirampok,” ungkap NISC.

NISC juga menghimbau agar para pemain waspada terhadap panas menyengat, karena para pemain diharuskan berjalan di area terbuka supaya bisa menangkap Pokémon. NISC jg mengingatkan agar para pemain membawa baterai cadangan untuk persiapan seandainya membutuhkan kontak darurat.

“Saya ingin orang-orang menjalankan himbauan ini agar mereka bisa bermain dengan aman,” ungkap Yoshihide Suga, Kepala Sekretaris Kabinet, pada kamis lalu.

Pada rabu lalu, West Japan Railway co (JR West) juga menyampaikan kekhawatiran mereka perihal kemungkinan meningkatnya kecelakaan di stasiun kereta.

Kami khawatir pemain yang terlalu bersemangat akan mengalami masalah atau kecelakaan,” ungkap pemimpin JR West, Tatsuo Kijima. “Penggunaan smartphone saat sedang berjalan adalah salah satu penyebab utama kecelakaan di stasiun kereta. Kami meminta para penumpang, lagi dan lagi, agar tidak menggunakan smartphone saat sedang berjalan.”

Sementara itu, Asosiasi Pengacara Jepang untuk kebebasan cabang Niigata (JLAF), mengajukan permohonan pada Badan Edukasi Kota Niigata untuk memberikan bimbingan pada anak SD dan SMP. Secara rincinya, JLAF meminta agar anak-anak diajari tentang masalah-masalah yang terjadi saat bermain Pokémon Go (seperti yang terjadi di negara dimana Pokémon Go lebih dulu dirilis); mengajak anak-anak untuk bermain Pokémon Go dengan dampingan orang tua mereka sebisa mungkin dan bagaimana anak-anak harus menjauhi tempat-tempat terlarang.

“Kami meminta sekolah untuk memastikan anak-anak yang bermain Pokémon go tidak terkena masalah selama mereka bermain,” ungkap Toshiyuki Tsuchiya, ketua JLAF cabang Niigata.

Trending

Exit mobile version