Music
Interview Bersama Rei Narita, Jazz Memiliki Makna Lebih Walau Tanpa Vocal!
GwiGwi.com – Rei Narita adalah seorang pianis yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi para penggemar Jazz di Indonesia. Ia mengembangkan karirnya sejak tahun 2000 dan hingga sekarang telah menghasilkan lagu-lagu yang bahkan tidak dilirik hanya di Asia, namun juga di negara asal Jazz itu sendiri, Amerika Serikat. Lagu berjudul “Smooth Operator” yang aslinya dibawakan oleh SADE, telah meraih peringkat pertama sejak di-cover oleh Rei Narita. Pada kesempatan kali ini, Rei Narita hadir di salah satu Festival Jepang yaitu Ennichisai 2016 : The Power Of Love. Penasaran dengan hasil interview bersama beliau? Yuk, langsung disimak 🙂
Sebenarnya ini kali ke-5 saya ke Indonesia. Saya sangat senang bisa tampil kembali karena fans saya di Indonesia benar-benar menyenangkan dan penuh semangat.
Saya sudah kenal dengan genre ini sejak usia belasan tahun. Jika harus memilih, mungkin agak sulit untuk memilih 1 artist favorit. Namun sejak dulu saya senang mendengarkan lagu dari musisi Livingston dan dia sangat berpengaruh dalam karir bermusik saya.
Sebenarnya saya biasa saja dalam soal bermusik. Namun inspirasi terbesar saya adalah dari pemandangan di sekitar saya.
Sebenarnya saya merasa Jazz memiliki makna yang lebih banyak daripada kata-kata biasanya karena Jazz berfokus pada instrumental saja tanpa vokal. Jadi inilah yang saya ingin sampaikan kepada masyarakat luas.
Artist-artist lainnya tentu hebat dengan style unik mereka masing-masing. Namun, saya berminat untuk mempelajari instrument lainnya seperti saxophone ataupun bass.
Sebelumnya saya pernah berkolaborasi dengan Regina Putri Rei sebanyak 4 kali. Biasanya sih hanya berkolaborasi diatas panggung. Namun saya bercita-cita untuk bisa berkolaborasi membuat album dengan beliau.
Sebenarnya saya belum pernah mendengar Ennichisai sebelumnya hingga ada yang memberitahukan saya tahun lalu. Saya sebagai orang Jepang, ingin menyampaikan musik Jepang ke Indonesia melalui festival Jepang. Saya juga ingin memberitahukan bahwa style musik saya tidak mengcopy Jazz asli Amerika dan yang saya bawakan adalah Jazz versi saya dalam penampilan diluar negri
Saya sudah mendengar tentang event ini sebelumnya. Lalu ada fans yang memperlihatkan tempat yang begitu indah ini. Saya benar-benar ingin tampil disana tapi ini belum bisa dipastikan. Kita lihat saja nanti yah 🙂
Persiapan bermusik akan selalu saya siapkan setiap saat. Tapi nih, khusus Ennichisai, saya sudah melatih terus lagu yang saya bawakan. Selain itu saya memiliki hobi juga sebagai fotografer. Oleh karena itu saya mensortir sendiri foto-foto yang saya tampilkan di panggung. Ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama.
Ennichisai ini sangat meriah sekali terutama banyak sekali orang yang menikmatinya. Festival di jepang tuh biasanya dilaksanakan di Musim Panas. Semoga nantinya Festival Musim Panas ini bisa menjadi inspirasi Ennichisai kedepannya agar lebih menarik lagi.