Idol Group
Interview bersama Da-iCE untuk merayakan perilisan Album ‘SiX’
GwiGwi.com – Boy grup Da-iCE yang beranggotakan lima orang ini membuat gelombang di kancah musik Jepang dengan album baru mereka ‘SiX' yang dirilis pada 20 Januari 2021. Untuk merayakan hal tersebut GwiGwi berkolaborasi dengan a-i (nama fanbase Da-iCE) di Indonesia untuk memberikan beberapa pertanyaan yang telah kami kumpulkan dan rangkum. Terima kasih untuk AVEX Jepang yang telah memberikan kami kesempatan ini, langsung saja disimak interview kami bersama Da-iCE.
Yudai: Sejujurnya saya sangat senang akhirnya bisa merilis album ini dan saya hanya bisa berterima kasih.
Karena sekarang sulit untuk tampil di atas panggung secara langsung, jadi menurut saya ini adalah karya yang sangat berarti untuk bisa menghubungkan kami dengan penggemar kami!
Daiki: Judul album ‘SiX’ artinya adalah indra keenam. Ditambah lagi karena fans kami adalah anggota ke-6 kami. Nama ini memiliki triple meaning!
Tohru: Karena grup kami memiliki 6 sisi, album ini cukup spesial. Kami ber-5 ditambah 1 yang berarti para fans, maka 5 + 1 menjadi 6. Maka dari itu judul ini bisa diartikan berbagai macam mulai dari 6 indera, para fans, maupun kami.
Yudai: Ini adalah nomor yang disayangi oleh Da-iCE. Pertama-tama, artinya adalah indra keenam dan band kami membuat musik dengan menggabungkan 5 elemen member + 1 (para fans). Angka 6 banyak tersirat.
Sota: SiX itu memiliki arti menjadi indra keenam atau salah satu yang menambah lima anggota. Sebagai elemen keenam, kami meminta band rock terkenal di Jepang untuk menyumbangkan musik mereka.
Hayate: “indera ke enam”, “Sisi ke enam” mewakili fans kami, dan berbagai 6 seperti album terbaik ke-6 dikemas dalam arti album ini.
Daiki: Album ini memuat musik kami yang bernuansa lebih dewasa dibanding sebelumnya.
Sota: Saya merasa pusing karena harus merilis single selama 5 bulan berturut-turut. Terutama ketika saya mengerjakan lagu “image” dimana saya yang bertanggung jawab atas penulisan lagu itu. Saya mengalami kesulitan karena aku mengerjakan banyak lagu pada saat yang bersamaan.
Daiki: Saya membuat lagu sambil memikirkan tentang bagaimana pertunjukkan livenya.
Tohru: Mungkin “DREAMIN' ON” kali ya?
Saya ingin bilang semua lagunya, tetapi karena itu adalah lagu tema dari anime “ONE PIECE” yang diketahui orang-orang di seluruh dunia, lagu ini telah didengar oleh banyak orang jadi saya merasa sangat senang dan saya sangat berterimakasih.
Sota: Bagaimanapun juga, saya menyukai anime (ONE PIECE) sejak saya masih di sekolah dasar, jadi saya terkesan. Saya juga menerima banyak ucapan selamat dari teman-teman saya.
Sota: Saat ini saya belum ada, tapi saya ingin mencobanya lagi jika ada kesempatan.
Hayate: Koreografinya didasarkan pada kekuatan lagu dan individualitas setiap orang.
Menurutku koreografinya sangat indah sehingga liriknya bisa diekspresikan hanya dengan menari.
Toru: Betul, saya ingin terus mencoba berakting di film! Saya pribadi terus berpikir apa yang bisa saya lakukan selain menyanyi, menari, dan musik yang tidak dapat dilakukan di grup Da-iCE. Saya ingin mencoba berbagai macam hal.
Hayate: Dalam arti yang baik, saya senang bahwa semua anggota bisa tetap sama. Lebih dari apapun kebersamaan itu menyenangkan dan saya berharap kami dapat terus bisa memberikan karya yang lebih baik kepada semua orang.
Toru: Saya mulai mencoba memasak sendiri. Memasak itu ternyata menyenangkan. Tadi juga saya baru mencoba memasak.
Saya juga mendekorasi ulang ruangan dan menurut saya lebih memuaskan menghabiskan waktu di rumah.
Taiki: Tentu saja! Baik online maupun tampil secara langsung semua sudah direncanakan!
Yudai: Ini adalah sesuatu yang aku selalu harapkan. Pastinya aku ingin mengadakan konser. Lebih dari apapun aku ingin tampil di atas panggung seperti dulu.
Taiku: Saya pasti ingin tampil secara live di Indonesia suatu hari nanti! Ketika hari itu tiba semoga kalian semua bisa datang dan tonton kami ya!
Terima kasih kepada Da-iCE Indonesian Fanbase dan AVEX untuk kesempatan interview ini.