Daftar Anime

Inilah Karakter Dragon Ball yang Lebih Sering Mati

Published

on

www.gwigwi.com – Bagi penggemar anime, nama Dragon Ball tentunya sudah menjadi legenda tersendiri. Hingga sekarang, sudah banyak serial shounen yang mendapatkan inspirasi dari karya AKIRA Toriyama ini. Meskipun begitu, ada satu hal yang nampaknya cukup sulit ditiru oleh karya lain, yakni kematian.

Tidak dipungkiri bahwa kematian dalam Dragon Ball bukan sebuah akhir kehidupan. Saat seseorang sudah mati, masih bisa dibangkitkan lagi dalam universe Dragon Ball. Sehingga, ada beberapa karakter yang “langganan” mati di sini. Siapa saja itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1.      Goku

Inilah Karakter Dragon Ball Yang Lebih Sering Mati

Urutan pertama ada Goku yang mungkin cukup mengejutkan oleh fans. Sebab, karakter yang dianggap paling kuat serial ini justru ada dalam daftar. Sepanjang seri berlangsung, Goku sudah mengalami tiga kali kematian.

Pertama, Goku mati setelah mengorbankan nyawanya demi membunuh Raditz. Meskipun membutuhkan waktu lama, teman-temannya berhasil membangkitkan kembali Goku dengan kekuatan Bola Naga.

Goku kembali mengalami kematian ketika dirinya menyelamatkan Bumi. Saat itu, Goku mati karena dirinya membawa Cell yang akan meledak ke Planet Raja Kai. Tapi, Goku kembali selamat dari kematian berkat bantuan Kai.

Terakhir, Goku mati setelah terkena virus yang menyebabkannya terkena penyakit jantung. Karena kematiannya disebabkan oleh penyakit, Goku tidak bisa dihidupkan kembali menggunakan Bola Naga. Beruntungnya, Vegeta dan Yamcha berhasil menyelamatkan Goku dengan memberinya penangkal virus tersebut.

2.      Android 17

Inilah Karakter Dragon Ball Yang Lebih Sering Mati

Sepanjang serialnya berlangsung, Android 17 sudah mengalami kematian sampai empat kali. Dirinya pertama kali mati setelah dimakan oleh Cell yang kemudian meledak di Planet Raja Kai. Tapi, Android 17 kemudian bangkit kembali berkat Bola Naga.

Android 17 juga mati ketika Kid Buu menghancurkan Bumi. Meskipun begitu, dirinya kembali diselamatkan oleh Bola Naga beserta korban lainnya.

Dia juga kembali mengalami kematian sebanyak dua kali pada garis waktu alternatif. Dalam garis waktu Cell, Android 17 dihancurkan oleh Future Trunks. Setelah Cell dikalahkan, Future Trunks kembali ke garis waktunya sendiri. Di sana, Android 17 masih ada dan Future Trunks mengalahkan Android 17 untuk kedua kalinya.

3.      Frieza

Inilah Karakter Dragon Ball Yang Lebih Sering Mati

Frieza adalah penjahat paling kejam dalam universe Dragon Bal. DIa sudah empat kali bangkit dari kematian hanya untuk mengalahkan Goku.

Dirinya pertama kali mati setelah dipotong dan diledakkan oleh Future Trunks. Tapi, Frieza kemudian kembali dalam film Dragon Ball Z: Fusion Reborn hanya untuk dikalahkan oleh Gohan.

Pada film Dragon Ball: Resurrection ‘F’, Frieza dihidupkan kembali menggunakan Bola Naga oleh anak buahnya. Tapi, Frieza harus kembali ke alam baka setelah dikalahkan oleh Goku menggunakan Kamekameha.

Pada Turnamen Kekuatan dalam Dragon Ball Super, Frieza dihidupkan kembali untuk sementara demi membantu Goku mengalahkan Jiren. Sebagai gantinya, Goku harus menghidupkan kembali Frieza setelah pertarungan berakhir.

4.      Piccolo

Inilah Karakter Dragon Ball Yang Lebih Sering Mati

Piccolo merupakan salah satu karakter antagonis yang kemudian berubah menjadi protagonis dalam serial Dragon Ball. Sepanjang seri berlangsung, Piccolo sudah mengalami lima kali kematian. Pertama, Piccolo mati karena melindungi Gohan dari Impact Bomb milik Nappa. Dirinya kemudian dihidupkan kembali menggunakan Bola Naga.

Piccolo kembali harus menghadapi kematian ketika Majin Buu menghancurkan Bumi. Tapi, Piccolo kembali diselamatkan oleh Bola Naga bersama korban lainnya. Kematian ketiga Piccolo mirip dengan kematian pertamanya. Sebab, dirinya berkorban untuk melindungi Gohan dari ledakan Death Beam milik Frieza.

Piccolo kemudian mengalami dua kali kematian pada garis waktu alternatif. Pertama, dirinya dibunuh oleh android pada garis waktu Future Trunks. Pada Dragon Ball GT, Piccolo kembali mati karena mengorbankan dirinya saat Bumi meledak.

5.      Krillin

Inilah Karakter Dragon Ball Yang Lebih Sering Mati

Krillin merupakan tokoh yang cukup sering mati dalam Dragon Ball. Dia pertama kali mengalami kematian setelah dibunuh oleh Rebana, putra dari Raja Piccolo. Dirinya kemudian dihidupkan kembali menggunakan Bola Naga.

Kedua, Krillin mati setelah diledakkan oleh Frieza, tetapi kemudian diselamatkan oleh Bola Naga. Selanjutnya, Krillin kembali mengalami kematian setelah diubah menjadi cokelat dan dimakan oleh Majin Buu. Lagi-lagi, Krillin kembali diselamatkan oleh Bola Naga.

Dalam Dragon Ball GT, Krillin mati lagi setelah dibunuh oleh Android 17 yang sudah dicuci otak. Pada garis waktu Future Trunks, Krillin lagi-lagi mati karena dibunuh oleh Android 17.

 

Trending

Exit mobile version