Dorama

Iklan TV Perdana Live Action Prison School menunjukkan Adegan Ecchi

Published

on

GwiGwi.com – Anime komedi yang sarat uncur ecchi, Prison School, kini akan diadaptasi dalam versi Live Action berseri. Tidak perlu menunggu lama, serial ini bisa kamu saksikan mulai tanggal 25 oktober 2015. Prison School karya AKIRA Hiramoto ini telah mengungkapkan iklan TV pertama yang menayangkan beberapa adegan yang menjadi highlight anime ini. Simak dulu iklan berdurasi 16 detik ini.

[youtube id=”yy56Ld3CJHE” width=”600″ height=”340″ position=”left”]

Dalam video singkat cukup membuat penasaran para penggemar anime yang sangat menunggu live action Prison School. Walaupun hanya 16 detik, tetapi konten yang ditampilkan cukup padat, setiap cast berhasil ditampilkan. Bahkan adegan highlight seperti rok tersingkap yang memperlihatkan CD hingga belahan dada diperlihatkan dalam video ini. Para pemeran pria pun ditampilkan ketika mereka masuk dalam penjara dan menjadi bulan-bulanan OSIS underground. Tak lupa sang kepala sekolah yang mesum pun mendapat jatah screentime.

Advertising
Advertising

Berikut para pemeran lengkap dengan kostum karakter yang diperankan mereka.

Taishi Nakagawa sebagai Kyoshi, sang karakter utama.

Hirona Yamazaki sebagai Mari Kurihara, ketua organisasi siswa yang yang membawa para siswi cantik dan kuat.

Aoi Morikawa sebagai Hana Midorikawa, sekretaris organisasi siswa

Asana Mamoru sebagai Meiko Shiraki, wakil ketua organisasi siswa yang suka memukul dengan cambuk dan menggoyangkan dadanya.

Tokio Emoto sebagai Takehito “Gakuto” Morokuzu

Masato Yano sebagai Shingo Wakamoto

Comedian Galigaligalixon sebagai Reiji “Andre” Andō

Pemeran Jōji “Joe” Nezu akan diumumkan nanti

Masahiro Takashima sebagai the Hachimitsu Academy Chairman

Rena Takeda sebagai Chiyo

Yūko Araki sebagai Anzu

Prison School berlatar pinggiran kota Tokyo dimana berdirilah Akademi Swasta Hachimitsu, sekolah asrama bagi perempuan yanng punya potensi tinggi dan dengan pengasuhan yang baik. Tapi seperti sekolah baru pada umumnya, satu tradisi muncul ke permukaan: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, laki-laki diizinkan untuk mendaftar. Hari pertama sekolah, Hanya ada lima laki-laki yang berhasil masuk. Kiyoshi Fujino, salah satu dari beberapa orang yang beruntung, senang akan keberhasilan ini, hatinya riang gembira akan dikelilingi para gadis setiap harinya. Namun tak banyak yang tahu takdir mengejutkan apa yang menantinya.

Trending

Exit mobile version