Travel
Harajuku, Tujuan Wisata Nyentrik Ala Remaja Jepang
GwiGwi.com – Bagi para penggemar fashion, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Harajuku. Bahkan di Indonesia, gaya fashion Harajuku memiliki komunitas dan penggemarnya tersendiri. Hanya saja, tidak semua orang tahu bahwa Harajuku sebenarnya bukanlah sekedar sebuah gaya berbusana asal negeri sakura, Jepang, namun merupakan bagian dari perkembangan budaya modern dengan anak muda Jepang sebagai penggerak utamanya walaupun tetap tidak terlepas dari adanya pengaruh dari masuknya budaya fashion luar. Berpusat di distrik Shibuya, kawasan Harajuku merupakan awal dari perkembangan fashion style nyentrik ini yang kemudian menjadi bagian penting dari tren fashion dunia.
Sejarah Kawasan Harajuku
Kawasan Harajuku sudah ada sejak jaman Edo dimana banyak terdapat juku yang artinya penginapan. Bahkan sejak jaman tersebut kawasan ini sudah merupakan kawasan utama dimana banyak kegiatan berpusat. Ketika jaman Edo berakhir setelah Restorasi Meiji, kawasan Harajuku bahkan semakin berkembang dengan dijadikannya kawasan ini sebagai penghubung Tokyo dengan daerah atau kota yang berada di sekelilingnya.
Pusat Perkembangan Fashion Jalanan ala Jepang
Harajuku mulai dikenal sebagai pusat fashion pada akhir tahun 1970-an dimana mulai banyak berdiri outlet-outlet fashion namun fashion jalanan ala Jepang baru mulai dikenal pada awal tahun 1990-an dimana beberapa kerajaan fashion internasional mulai mempengaruhi gaya berpakaian anak muda Jepang saat itu.
Harajuku Sebagai Tujuan Wisata
Saat ini dikalangan para turis, Harajuku menjadi tujuan tempat wisata utama di Jepang dimana mereka bisa menikmati aneka fasilitas yang serba modern. Mulai dari butik-butik kenamaan sampai kafe cozy tempat untuk melepas lelah setelah berbelanja semuanya tersedia di kawasan ini. Hanya punya budget pas-pasan untuk berbelanja? Tidak masalah, hanya tinggal berjalan kaki sedikit ke Takeshita Dori dimana banyak terdapat pusat-pusat perbelanjaan yang menawarkan barang-barang secondhand yang tentunya cukup terjangkau.
Selain itu kawasan ini juga merupakan tempat untuk cuci mata yang tidak boleh dilewatkan karena merupakan pusat fashion jalanan Jepang, jadi tidak heran ketika melihat para anak muda Jepang yang berpakaian nyentrik berkeliaran di kawasan ini, terutama pada hari Minggu. Ingin ikut menjadi bagian dari mereka? Kenapa tidak? Kapan dan dimana lagi Anda bisa berdandan ala Sailor Moon atau berpura-pura jadi anggota band punk kalau bukan di Harajuku?
Happy travelling.