GwiCosMo

GWICOSMO: Frea dan Rian, pemenang ICGP dan wakil Indonesia untuk World Cosplay Summit 2016

Published

on

GwiGwi.com – GwiCosMo kembali lagi, dengan cosplayer keren dari pasangan yang bakal membawa nama Indonesia ke kancah Internasional, World Cosplay Summit 2016 di Nagoya Jepang pada bulan Agustus nanti. Frea dan Rian yang tergabung dalam tim Crunik pekan lalu baru saja keluar sebagai pemenang pertama dalam ajang Indonesia Cosplay Gran Prix yang berlangsung pada pagelaran Ennichisai Blok M 2016.

Maaf Anda Melihat Iklan

Beruntung kami dapat berbincang-bincang dengan mereka, seperti apa keseruannya dan bagaimana mereka bisa jadi pemenang? langsung saja disimak.

 Hi, Frea dan Rian selamat atas kemenangannya, boleh sedikit ceritakan awal mula kalian terjun di dunia cosplay?
Rian: Saya Ria Cyd, domisili di Jakarta, saya terjun di dunia cosplay dari awal tahun 2009.
Dulu tertarik cosplay karena pada tahun 2008 di sekolah SMA saya ada pengenalan ekskul Japanese club yang memperkenalkan cosplay. Dari situ saya tertarik untuk cosplay dan belajar cosplay hingga asmpai saat ini.

Frea: Saya Frea, domisili Depok. Awal cosplay dari tahun 2004-an tapi baru ke event tahun 2006. Dari SMP saya memang sudah bisa menjahit dan tertarik untuk mencoba membuat kostum. Selain itu karena memang saya menyukai anime & manga sejak kecil, saya ingin menjadi karakter favorit.

 Prestasi apa saja yang pernah di ukir selama ber-cosplay?
Rian: Kebetulan saya dulu pernah mewakili Indonesia untuk perlombaan tingkat Asia (Anime Festival Asia) di Singapore dengan partner saya Widy Herwindo pada tahun 2011 dan mendapatkan juara runner up 2. Kemudian pada tahun 2013 saya mencoba lagi untuk ikut tingkat aAsia (Anime Festival Asia) bersama partner saya, Wijaya (dewe) kita berhasil menang juara 1 di Singapore.

Frea: Sebelum bergabung sama Rian saya juga pernah beberapa kali ikut lomba walaupun tidak sesering rian juga.. dulu pada tahun 2014 saya pernah ikut ICGP juga tapi saat itu hanya berhasil meraih juara 3 saja.

 Oh ya gimana sampai kalian bisa menjadi satu tim seperti ini?
Rian: Sejarah bisa setim, saya sebenarnya punya team yang bernama Daikon Sky, lalu saya dan Frea saling berkolaborasi dan terbentuklah team Crusnik, saya berkolaborasi dengan Frea karena kita memiliki kemampuan yang saling mengisi, saya di bidang kostum armor, Frea di bidang kostum kain. Karena itu kami coba menggabungkan kemampuan kami untuk ikut perlombaan ICGP, karena kami yakin dengan menggabungkan kemampuan kita pasti akan menghasilkan sesuatu yang baru, dan kebetulan kita selalu sepemikiran, juga satu misi dan visi.

 Ini kali pertama kalian perform bareng? atau sudah pernah sebelumnya?
Frea: Yup, betul ini pertama kalinya kita cosplay bareng dan berkolaborasi. Sebelumnya saya dan Rian hanya sering bertemu di event cosplay atau acara gathering saja.

 Boleh cerita ini kalian mengenakan cosplay dari karakter mana? dan kenapa memilih karakter ini?
Frea: Kami cosplay dari serial anime/manga/novel TRINITY BLOOD. Rian sebagai Cain Knightlord dan Frea sebagai Seth Nightlord.

Jujur, pada awal mulanya Rian yang memiliki ide konsep performance ini. Setelah kami berdiskusi dan memantapkan untuk memakai konsepnya barulah kami mencari judul/karakter/cerita yang kira-kira cocok dengan konsepnya. Saat itu yang pertama terlintas dipikiran saya ialah Trinity Blood dengan mengambil sepotong cerita dari novelnya. Lalu kami bersama-sama melihat detail kostum, karakter & semakin yakin bisa menampilkan yang semaksimal mungkin dengan konsep & judul ini.

 Kesulitan seperti apa yang dihadapi saat persiapan dan persiapannya sendiri berapa lama?
Frea: kami mulai proyek ini sejak Oktober 2015 lalu. Pertama yang dikerjakan properti untuk konsep utamanya itu sih karena kami sempat khawatir apakah ini akan sukses atau tidak.

kalau dari saya kesulitannya pada saat pembuatan kostum sih, detailnya terlalu banyak sekali dan kecil-kecil rasanya tidak selesai-selesai hahahaha.. juga pada saat latihan koreonya karena saya memang jarang perform jadi badannya masih perlu banyak latihan.. tapi saya sangat menikmati moment-moment pembuatan dan latihannya jadi walaupun berat semuanya tetap terasa menyenangkan.

 Untuk persiapan WCS apa saja yang akan kalian lakukan?
Frea: Untuk saat ini sih kami sedang mereview perform yang kemarin, setelah itu kami akan memperbaiki yang masih kurang, supaya bisa lebih maksimal. Selain itu kami juga mempersiapkan kostum lainnya yang akan dibawa kesana untuk parade dll. Karena tidak hanya dipanggung saja tapi kami ingin memberikan yang terbaik setiap harinya selama disana

 Oh ya pendapat kalian soal performa peserta lain di ICGP lalu gimana?
Frea: Menurut saya semuanya sangat bagus, baik perform maupun kostumnya.. apalagi yg kali ini isinya cosplayer jawara semua.. jujur saya sangat minder sekali tapi jg sekaligus merasa bangga bisa berada dipanggung yg sama dengan mereka

 Pesan klian untuk cosplayer yang ingin sperti kalian berlomba di ICGP bahkan mewakili Indonesia?
Frea: Pesan untuk teman yang mau ikut kompetisi seperti ini, dibawa have fun saja. Nikmati semua momentnya dari awal mula berdiskusi sama partner sampe turun panggungnya.

Saya pribadi selalu berusaha memegang Tiga hal yaitu menjaga hati (lakukan semuanya dengan tulus, jangan ada ambisi berlebihan), menghargai partner (belajar saling menghargai dan lebih terbuka, jangan sampai ada yg merasa tidak adil), yang terakhir menghormati panggung (2,5 menit perform panggung itu milik berdua, nikmati dan satukan hati sama partnernya).

Facebook
Frea: https://www.facebook.com/fairymagicosmaker
Rian: https://www.facebook.com/riancydcosplay

Buat yang belum lihat penampilan Team Crusnik dari Frea dan Rian membawakan salah satu adegan dari Trinity Blood dengan adegan yang menakjubkan dan trik sulap, langsung aja cekidot videonya

crusnik-trinity blood @icgp 2016

Gepostet von Mahdi Kidd Pedrosa am Sonntag, 15. Mai 2016

Photo by Bana & Nickcorner

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan

Trending

Exit mobile version