Gaming
Goddess Order Resmi Tutup Layanan Januari 2026, PixelTribe Bangkrut dan Server Dimatikan
www.gwigwi.com –
Layanan Goddess Order dipastikan akan berakhir sepenuhnya pada 31 Januari 2026 pukul 06.00 UTC. Informasi ini disampaikan melalui pengumuman resmi tim operasional, yang menyebut bahwa keberlanjutan game sudah tidak lagi memungkinkan setelah developer utamanya, PixelTribe, dinyatakan bangkrut.
Dalam pernyataannya, tim menjelaskan bahwa tidak ada lagi pihak yang mampu menangani update maupun maintenance dasar. Kondisi tersebut membuat operasional game tidak bisa dijaga secara stabil. Setelah tanggal penutupan layanan (End of Service / EoS), seluruh data in-game pemain akan dihapus permanen, akses ke game akan ditutup, dan halaman unduhan di berbagai store juga akan dihapus. Iklan di dalam game sendiri telah lebih dulu dinonaktifkan sejak pengumuman awal pada 23 Desember.
Laporan dari media Korea sebelumnya mengonfirmasi bahwa Pengadilan Kepailitan Suwon telah mengabulkan permohonan bangkrut PixelTribe pada awal Desember. CEO PixelTribe, Bae Jeong-hyeon, mengungkap bahwa meskipun indikator awal peluncuran Goddess Order sempat terlihat positif, kondisi tersebut tidak bertahan lama. Dalam hitungan minggu, jumlah pemain harian aktif (DAU) serta pendapatan terus menurun setiap hari.
Upaya perusahaan untuk mencari investor baru dan melakukan restrukturisasi internal juga tidak membuahkan hasil. Dengan keterbatasan sumber daya dan tekanan finansial yang semakin berat, PixelTribe akhirnya memilih menempuh jalur pailit sebagai langkah terakhir. Keputusan ini secara langsung berdampak pada masa depan Goddess Order, yang sangat bergantung pada pengembangan dan dukungan teknis dari studio tersebut.
[End of Update and Future Service Plans]
Dear Knights,
This is the Goddess Order team.We regret to inform you of some unfortunate news regarding the game's future updates and service status.
[Update and Service Announcement]
Our team has been preparing new content and system…— Goddess Order (@GoddessOrder_EN) November 3, 2025
Meski demikian, Kakao Games selaku publisher menegaskan bahwa mereka tetap akan bertanggung jawab terhadap proses refund pembelian dalam game. Status kebangkrutan developer tidak memengaruhi hak pemain untuk mengajukan pengembalian dana. Permohonan refund dapat dilakukan melalui menu support atau inquiry di dalam game, mengikuti panduan resmi yang telah disediakan.
Selain penutupan server, Kakao Games juga mengonfirmasi bahwa seluruh akun media sosial Goddess Order akan ditutup pada tanggal EoS. Ini termasuk server Discord serta akun X (Twitter) resmi. Bagi para pemain yang dikenal sebagai Knight, momen ini menjadi kesempatan terakhir untuk menyimpan ilustrasi, trailer, atau postingan resmi sebagai kenang-kenangan sebelum seluruh arsip tersebut dihapus.
Berakhirnya Goddess Order dalam waktu yang relatif singkat menambah daftar panjang RPG mobile yang gagal bertahan di tengah persaingan ketat industri. Meski sempat digadang-gadang sebagai calon hit besar, kenyataan pasar menunjukkan bahwa bahkan game dengan konsep kuat dan dukungan publisher besar pun tidak kebal dari risiko kegagalan. Goddess Order pun kini dikenang sebagai perjalanan singkat yang berkesan, sekaligus pengingat kerasnya kompetisi di pasar game mobile global.