Tech & life
First Impression Logitech Wave Keys, Keyboard Ergonomis Logitech yang bikin nyaman tanpa bikin kantong gentayangan.
www.gwigwi.com – GwiGwi.com – Logitech adalah salah satu manufaktur andalan di soal input ke perangkat favorit kita, baik itu untuk gaming maupun daily workspace. Nah kali ini ada salah satu keyboard teranyarnya Logitech, namanya Wave Keys. Keyboard ini berfokus pada Ergonomis yang baik, yang konon katanya menjadi trend lifestyle sekarang untuk meningkatkan productivity dengan nyaman.
Secara boxnya khas Logitech disini cukup ketara dengan kombinasi warna hitam, putih dan juga hijau. Ilustrasi keyboard didepannya pun cukup besar, dan hampir menyerupai 1:1. Dibelakangnya ada beberapa KPI seperti yang utama adalah ngomongin desainnya yang wavy dan nyaman untuk ngetik, serta adanya Palm Rest yang nyaman dengan memory foam. Selain itu ada info seputar personalisasi, tilt angle dan juga informasi ketahanan baterai 36 bulan. Konektivitasnya juga tertulis disini, ada Bluetooth, dan juga Logi Bolt. Kalau mau melengkapi, opsi Lift Vertical Ergonomic Mouse juga disarankan katanya bikin lebih nyaman.
Kita buka boxnya dan di dalamnya kita akan ketemu keyboardnya, instruction manual, sama kertas safety. Kebelakangnya dan kita akan ketemu tilt legsnya yang bisa menambah sudut keyboardnya. ini biasanya dibuat untuk agar lebih nyaman lagi mengetik, tapi disini hanya ada 1 tilt angle aja. Secara comfort sebenernya masih oke. Kemudian ada juga cover baterai bersama dengan dudukan Logi Bolt dimana sayangnya Logi Boltnya tidak diletakan disini.
SIDENOTE, Fery dari masa depan disini. Jadi sebenernya Logi Boltnya tuh disediakan dalam paket penjualan, tapi diletakan aga terpinggir di kardus coklatnya, dan instruction manualnya membuat kita sekilas mengira kita harus pesan atau beli terpisah. Ini sebenernya ga mempengaruhi performa, cuman pada test berikutnya kita jadi pake iPad doang, bukan pake PC kita langsung.
Pada bagian atasnya ada switch on off, dan saat dibuka boxnya, secara defaultnya powernya di ON, jadi klau ga engeh, bisa di power off kalau kalau mau dibawa travelling. Konektivitas yang didukung disini 100% wireless, dengan opsi bluetooth ataupun LOGI Bolt yang minimalis tapi tetap cukup akurat, tidak ada delay yang langsung ketara. Bluetoothnya sendiri disupport hingga 3 device, dan bisa diganti via tombol F1 hingga F3, ini cukup standar di all range wireless keyboard Logitech.
Secara berat keyboard ini cuman 696 gram aja, tergolong cukup ringan, dan bermaterial mostly polycarbonate halus dan berkualitas cukup tinggi. salah satu material yang berbeda terdapat di palm rest memory foamnya, ini dilapisi oleh fabric halus yang cukup adem saat digunakan dalam waktu yang lama. Foamnya juga cukup lembut, tidak keras seperti memory foam yang biasanya dijual terpisah. Ngomong-ngomong soal terpisah, karena foamnya terintegrasi langsung, kalian tidak dapat melepasnya untuk mempermudah mobilitas.. Ini hal yang aga disayangkan aja, tapi walau demikian nilai plusnya adalah memory foamnya terasa menyatu, bukan add on yang out of place. Palm rest ini bisa membantu meredakan juga nyeri atau sakit terhadap pergelangan tangan akibat menahan beban di meja. Sebenernya saya pribadi juga sedang mengalami indikasi carpal tunnel atau masalah pada pergelangan jari yang kanan, dan saat menggunakan Wave Keys, rasanya lebih nyaman.
Design wise keyboard ini dibuat dengan ukuran yang sedikit lebih kecil dari full size, tapi masih lebih besar dari TKL. Susunan keyboardnya terlihat cukup aneh, tapi ini malahan sebenernya selling point utamanya. Secara natural, tangan kita tidak lurus searah row keyboard, melainkan aga sedikit melengkung. Wave aga melipat susunan keyboard lurus menjadi melengkung, mengikuti bentuk natural jari.
Tilt Leg ditutup
Tilt Leg dibuka
Nah ini tentu saja meningkatkan comfort dalam penggunaannya di jangka waktu yang lama. Walau bukan berfokus pada gaming, keyboard ini sejatinya bertempat tinggal di Workspace baik personal maupun korporat. Kita mencoba mengetik script video ini dalam jangka waktu yang cukup lumayan, dan ini cukup menghilangkan fatigue yang kerap terjadi dengan keyboard konvensional, apalagi contohnya dengan model TKL atau yang mini-mini. Nyamannya juga adalah walau bukan silent keyboard, switchnya merupakan membrane, bukan mechanic, jadi cukup soft dan fluffy.
Good experience, good design, dan yang terutama comfort. Cuman berapa sih harga yang dibanderol buat si Wave Keys ini? Well, normally biasanya specific device kaya gini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, tapi kita kaget ketika melihat bahwa harganya, cuman 800rban aja, lebih tepatnya Rp 842.000,-. Ini membuat kita actually mengconsider untuk beli fulltime device ini, nemenin mouse MX, untuk experience yang lebih nyaman, walau lebih minim fitur jika dibandingkan model-model flagship lainnya. But tentunya, ini buat kebutuhan yang cukup spesifik, dan kalau kalian setuju atau tertarik, bisa coba cek detailnya di sini.
Ga semua keyboard itu sama, dan tentunya ga semua orang bisa cocok dengan preferensi orang lain. Namun, Wave Keys secara hakekatnya merupakan keyboard ergonomis, yang mengikuti sifat natural tubuh yang kebanyakan memang rata-rata mirip. Demi alasan kesehatan, kadang kita sebenernya tidak perlu ragu untuk spending lebih, tapi kalau ternyata untuk mendapatkan experience comfort yang sangat baik ga perlu sampe merogoh kocek jutaan rupiah, ini adalah salah satu keyboard yang cukup worth to buy. Walau minusnya ada di mobilitas dan portabilitas, minimal di ruang kerja kita dimana kita menghabiskan banyak waktu, ga ada salahnya kan bikin aman biar tetep betah?