Music

FEATURED: BABYMETAL dan alasan musik Jpop Metal digandrungi pasar internasional

Published

on

GwiGwi.com – Pada tahun 90-an dan awal 2000-an, Jpop menjadi musik dari pasar Asia timur yang paling di cari di seluruh dunia. Popularitas ini tak bisa lepas dari kedekatan musik Jepang dengan video animasi Jepang atau lebih dikenal dengan sebutan anime. Bersama dengan industri game Jepang, banyak lagu dari artis Jpop menjadi sangat populer diantara para penggemar dari Amerika Utara dan Eropa. Bahkan, bisa dibilang bukan hanya musik para artis ini saja yang menjadi populer, para artisnya pun menjadi sangat populer. Grup Jpop wanita, Perfume adalah salah satu artis yang menjadi terkenal akhir-akhir ini sejak debut mereka di tahun 2000-an. Yang lain adalah Utada Hikaru, penyanyi solo yang lagunya digunakan sebagai lagu tema untuk game Kingdom Hearts dan anime Evangelion 3.0.

Tapi Jpop telah telah kehilangan kepopulerannya secara menyedihkan sejak tahun 2002 dan kegagalan ini sangat erat dengan cara Jepang menjalankan bisnisnya secara internal, bukan dengan cara internasional. Maksudnya adalah, Jepang hanya akan memperhatikan pasar lokal yang tidak terlalu besar, daripada menarget pasar global dan yang dimaksud pasar lokal adalah para otaku – orang-orang (yang rata-rata orang Jepang) dengan keterarikan obsesif pada anime, manga, game. Otaku dan pasar Jpop sendiri-lah yang menyebabkan keterpurukan ini. Hasilnya adalah, Jpop makin terpuruk karena mengandalkan anime dan video games untuk menarik fans dimana lagu-lagu Jpop tersebut punya kaitan emosi yang erat dengan game dan anime tersebut. Jpop tanpa anime dan game akan sangat sukar menembus pasar internasional. Kenapa? Karena Jpop tidak mengikuti tren pasar global dan tertinggal 5 sampai 10 tahun dari selera pasar global. Jpop juga mengikuti tren “mati pelan-pelan” dengan tidak mencoba mengikuti tren pasar internasional. Itulah kenapa Kpop yang menyesuaikan dengan tren musik di pasar Amerika dan Eropa dan kadang mempromosikan musik mereka di negara-negara tersebut menjadi sangat populer.

BABYMETAL adalah grup Jpop yang paling populer yang muncul baru-baru saja ini. Mereka unik karena menggabungkan konsep musik metal dan elemen idol. Ya, merekalah grup Jpop yang mendominasi pasar internasional meskipun industri musik Jpop sedang lesu. Yang jadi pertanyaan, kenapa gabungan konsep musik metal dan elemen idol bisa menjadi sangat populer di pasar internasional?

Advertising
Advertising

Bagi mereka yang tidak tahu apa itu BABYMETAL, mereka adalah sebuah konsep yang penuh resiko yang diciptakan label musik Toy’s Factory. Sebelum BABYMETAL muncul, Toy’s Factory lebih dikenal dengan label musik yang menaungi Sakura Gakuin. Sakura Gakuin sendiri adalah grup Jpop yang cukup terkenal dengan konsel “idol anak-anak SMP”. Sakura Gakuin mempunyai sistem pergantian member dimana ada anak baru yang masuk dan ada anak lama yang lulus. Sakura Gakuin sendiri banyak menyanyikan lagu-lagu bublegum pop yang menjadi ciri khas grup idol di Jepang, meski kadang mereka juga menyanyikan lagu-lagu jenis lain.

Kemudian, Toys Factory ingin membentuk sub-unit dari Sakura Gakuin. Mereka memanfaatkan tren musik metal yang sedang hits di pasar internasional, mengemasnya ulang dengan elemen idol dan mempromosikan lagu-lagu mereka tidak hanya untuk orang Jepang tapi juga secara global. Selain itu ketiga membernya Suzuka Nakamoto (Su-metal), Yui Mizuno (Yuimetal)

, dan Moa Kikuchi (Moametal) – juga mau mempelajari dan beradaptasi dengan musik metal yang sebelumnya mereka sama sekali tidak familiar.

BABYMETAL kemudian dibentuk dan untuk membuat keberadaan mereka terlihat di indusri musik Jpop, mereka merilis lagu debut dengan judul “Doki Doki Morning” pada April 2011 lalu. Mereka kemudian mengunggah sebuah video live di Youtube pada Oktober 2011. Vdieo ini mampu menarik 1 juta view di Youtube sampai pada akhir tahun 2012.

Selama 3 tahun kemudian, BABYMETAL tetap melakukan hal yang biasa mereka lakukan, menciptakan musik original yang tidak mengikuti tren industri Jpop dan mempromosikan musik mereka secara global. Pada tahun 2014, mereka bergabung dengan label major dan album pertama yang mereka rilis sukses besar. Tak hanya di puji kritikus dan terjual 37.000 kopi di Jepang. Penjualan online album itu bahkan menduduki peringkat 4 di Oricon dan peringkat 2 di Billboard Jepang. Album itu juga menduduki peringkat puncak chart Itunes Metal di Jerman, Inggris dan Amerika. Prestasi terbesar mereka bisa masuk ke peringkat 187 di Billboard 200 Amerika, perlu di ingat musisi Jepang hampir tidak pernah bisa masuk ke chart tersebut.

Pada poin ini, seseorang bisa paham kenapa BABYMETAL adalah grup jpop paling populer secara internasional. BABYMETAL dan label yang menaungi mereka adalah formula yang sudah dipakai industri musik Kpop dan sudah bisa dipastikan mencetak superstar. Rasio suskes-gagal cara ini sangatlah aman sampai-sampai industri musik di China dan Filipina menggunakan cara yang sama.

Sedangkan BABYMETAL sendiri baru saja merilis album kedua mereka dengan judul Metal Resistance pada 29 Maret tahun ini. BABYMETAL juga akan menggelar tur dunia kedua mereka. Banyak konser dijadwalkan di gelar pada Mei dan Juni nanti di Amerika.

Trending

Exit mobile version