Event

ComicFest ID 2016: #MajuTerusKomikIndonesia!

Published

on

Halo, Gwiple! Bagaimana perasaan kalian setelah ComicFest ID 2016 berakhir? Adakah yang belum bisa move on? Tenang, buat Gwiple yang masih kangen  ataupun yang ketinggalan karena tidak  datang, GwiGwi akan menyajikannya spesial untuk kalian di sini.

ComicFest ID sendiri adalah event dari PT. Wahana Inspirasi Nusantara yang selama ini kita kenal dengan produk utamanya, yaitu majalah kompilasi komik Indonesia re:ON Comics. Berlokasi di SMESCO Exhibition Hall, ComicFest ID berlangsung dari tanggal 28-29 Mei 2016. Event ini menitikberatkan pada karya komikus lokal, namun tetap mendatangkan tamu-tamu mancanegara.

International comic artists yang datang antara lain Gaku Miyao, Harvey Tolibao, Puppeteer Lee, Kim Jacinto, serta Zeen. Lalu dari Indonesia sendiri, ada komikus Is Yuniarto, Sweta Kartika, Faza Meonk, Muhammad ‘Mice' Misrad, C. Suryo Laksono, dan masih banyak lagi. Tak ketinggalan, para guest cosplayer juga hadir meramaikan ComicFest ID. Ada Liui (Filipina), Ying Tze (Malaysia), Orochi X (Australia), dan cosplayer-cosplayer ternama Indonesia yaitu Naru, Erlan, Pinky Lu Xun, Punipun, Franzeska Edelyn, Matcha Mei, juga Jeanice Ang. 

Salah satu program yang menjadi highlight utama ComicFest ID adalah live performance dari serial Grand Legend Ramayana karya Is Yuniarto. Diselenggarakan pada Sabtu siang di main stage ComicFest ID,  live performance GLR menampilkan cosplayer Naru (Indonesia) sebagai tokoh utama Rama  serta Ying Tze (Malaysia) sebagai Shinta. Selain dapat mengagumi kostum-kostum pemainnya, penonton juga disuguhi adegan pertempuran yang seru, apalagi ditambah kehadiran Liui yang memerankan Laks, Orochi X sebagai Vibishan, dan Erlan di balik topeng Rahvana. Tidak ketinggalan tokoh antagonis menawan bernama Mandodari yang diperankan oleh Pinky Lu Xun. Live performance tersebut didukung dengan musik latar serta setting tempat yang apik, meskipun seluruh dialog sudah direkam terlebih dahulu sehingga cosplayer tinggal melakukan dubbing. 

Selain live performance GLR, highlights berikutnya adalah talksho-talkshow menarik bersama para komikus lokal dan mancanegara di hari Sabtu, serta talkshow bersama international cosplayer guests di hari Minggu yang dipandu oleh Pinky Lu Xun sebagai moderator. Di tengah-tengah talkshow bersama cosplayer, sempat terjadi peristiwa yang tidak terduga. Liui Aquino yang berasal dari Filipina “dihukum” untuk menyuapi salah satu penonton, dan penonton tersebut adalah salah seorang cosplayer yang mengenakan kostum Budi, tokoh utama komik Tawur. Namun ketika hendak menyuapi, tiba-tiba datang cosplayer Wiji Lantang dari serial komik yang sama menarik Budi untuk pergi serta pura-pura mengancam Liui yang ketika itu meng-cosplay-kan tokoh Reno milik re:On Comics. Sontak kejadian tersebut membuat penonton terkejut sekaligus tertawa, sementara sang guest star Liui hanya bisa tersenyum pasrah.

Sama seperti event-event lainnya, ComicFest ID menyediakan maid cafe serta butler cafe. Ada Ayodya Maid Cafe dengan kelima maid-nya yang memiliki karakter serta warna khas masing-masing: Shiva (Bibeck), Nila (Ria Michelle), Agni (Donna Visca), Kirana (Keikoku), serta Avani (milokuma). Hadir pula Platina Parlour Butler Cafe yang pada ComicFest ini mengusung tema police department.

Tak ketinggalan, ComicFest ID juga mengadakan cosplay competition yang mengharuskan peserta untuk meng-cosplay karakter dari komik Indonesia, dan costreet competition bagi peserta yang ingin meng-cosplay-kan kategori lain. Program meet and Greet pun dilaksanakan selama 2 hari, mulai dari MnG dengan cosplayer sampai para komikus. Untuk para pengunjung yang sekadar ingin melihat-lihat, tersedia banyak booth menarik di ComicFest ID. Para exhibitor serta artist yang membuka booth menampilkan dan menjual fanart, aksesoris, photobook, komik, pakaian, bahkan menawarkan jasa drawing commission. 

ComicFest ID 2016 berlangsung dengan meriah selama 2 hari dan seluruh program yang telah diadakan diharapkan mampu memuaskan pengunjung akan kecintaan mereka terhadap karya-karya dari Jepang maupun Barat. Sesuai official hashtag-nya, #MajuTerusKomikIndonesia, ComicFest ID juga diharapkan dapat meningkatkan minat serta dukungan bagi komik-komik lokal di Indonesia.

Nah Gwiple, Gwimin pamit dulu ya. Semoga kalian puas dengan ulasan event ComicFest ID tahun ini. Sampai bertemu lagi di ComicFest ID 2017 dan event-event lainnya! Maju terus komik Indonesia!

Trending

Exit mobile version