Entertainment
Coklat dan Biru Menjadi Warna Favorit Maskot-Maskot Nusaimoe
GwiGwi.com – Coklat dan biru ternyata menjadi warna rambut yang cukup populer di kalangan maskot-maskot yang mengikuti Nusaimoe musim ini. Di sisi lain, ternyata tidak banyak maskot yang menggunakan warna hijau sebagai warna pakaian mereka.
Warna kecoklatan hingga kuning menjadi lingkup warna yang paling banyak dipakai sebagai warna rambut (23 dari 64 maskot), diikuti kebiru-biruan (19), kemerah-merahan (10), dan ungu-pink (6) serta hijau (6). Sementara itu, meskipun warna hitam menjadi warna rambut yang umum dijumpai di Indonesia, hanya 7 maskot yang memiliki warna rambut cenderung kehitaman. Namun, ada 6 maskot yang memiliki rambut biru tua dan 2 rambut ungu, yang dalam komik kedua warna tersebut sering dianggap sebagai warna rambut hitam.
Yang menarik adalah warna pakaian yang digunakan para maskot. Hampir tidak ada maskot yang menggunakan warna baju hijau (hanya Koshka (Neko Airsoft Team) dan Bunga (Bandung Portal)); sisanya terdistribusi merata antara biru hingga merah. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh sulitnya menggunakan warna hijau sebagai warna pakaian; jika salah digunakan, warna hijau yang mencolok dapat mengurangi keindahan dari maskot. Koshka sendiri sebenarnya menggunakan seragam ala tentara dengan warna hijau tua, sedangkan Bunga tampil dengan warna hijau mendekati biru; keduanya cukup berhasil memanfaatkan warna hijau. Satu poin menarik lainnya adalah hanya sekitar sepertiga dari maskot yang menggunakan pakaian berwarna gelap; sisanya menggunakan pilihan warna yang cenderung lebih terang.
Sebagian besar maskot sendiri cenderung memanfaatkan warna-warna yang sesuai dengan identitas grup yang mereka usung; 40 dari 64 maskot menggunakan warna rambut yang senada dengan warna grup mereka, sedangkan 42 maskot menggunakan warna pakaian yang senada. Selain itu, cukup banyak maskot yang mencoba berinovasi dengan warna; 33 maskot menggunakan warna rambut dan pakaian yang tidak terlalu senada, dan bahkan 23 maskot memilih warna-warna yang cenderung bertolak belakang.
Lantas, apakah ada pilihan warna yang cenderung lebih disukai masyarakat? Berdasarkan hasil pertandingan hingga pekan #11, tidak ada bukti masyarakat cenderung memilih warna-warna tertentu. Dari 11 maskot yang masih memiliki rekor 100% menang hingga week #11, distribusi warna masing-masing tidak berbeda jauh dengan distribusi warna keseluruhan maskot yang berlaga. Oleh karena itu, para desainer maskot tidak perlu terlalu mempermasalahkan pilihan warna mereka; para desainer dapat bebas berinovasi memilih warna apapun, asalkan dapat membuat maskot desain mereka tampak menarik.