Event
#C3AFAJKT18 Lebih dekat dengan tamu AFAPlay, Richard Suwono dan Tanky,
GwiGwi.com – C3AFA Jakarta 2018 kedatangan ilustrator yang sudah malang melintang di dunia internasional, Richard Suwono dari Indonesia dan Tanky dari Singapura.
Richard Suwono, seorang artis Digital dan Ilustrator profesional dari Indonesia. Kecintaannya pada “Amerimanga” dan fighting game mempengaruhi karyanya, terutama dari artis Capcom dengan gayanya yang dinamis dan luar biasa. Ia sangat mencintai tema fighting game, karena itu juga ia menggambar karakter dari genre tersebut. Ia memasukan humor ke dalam ilustrasinya untuk membuat orang tersenyum Richard juga mengerjakan concept art untuk game Dungeon and Dragon dan beberapa game kartu lain seperti YuGiOh dan King of Fighters. Ia bercita-cita ingin membuat orang tersenyum dengan gaya ilustrasinya.
“Sebernarnya Saya paling suka style yang ke arah Fighting Game. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mencoba style yang menurut saya unik. Anda bisa lihat di beberapa Galeri Online saya, adabermacam-macam style yang pernah saya lakukan.” tukas Richard ketika ditantang mencoba art style lainnya.
Menurutnya ilustrator tanah air banyak yang memiliki talenta yang tak kalah dengan diluar sana. Dirinya berpesan untuk terus berusaha dan berlatih, jika memang ingin masuk ke dunia industri internasional. Dan cari tahu informasi tentang bagian apa yang ingin anda kerjakan walaupun sama-sama Illustrasi (Concept Design, Story Board, Komik, dll)
Tanky seorang comic artis dan ilustrator dari Singapura, dirinya mendapat inspirasi dari film Studio Ghibli, beberapa manga seperti Dragon Ball (AKIRA Toriyama), Bakuman.(Tsugumi Ohba & Takeshi Obata), One Punch Man (One & Yusuke Murata) dan juga artis lain seperti Joseph Zbukvic, Ian Mcque, Craig Mullins, Nathan Fowkes Tanky saat ini mengerjakan serial komik orisinilnya sendiri.
“Saya sendiri tumbuh dengan animasi dan komik dari Jepang, saya rasa kalian pun demikian. Dan film Ghibli sepertinya yang masuk ke diri saya, karya Joe Hisashi ini membuat saya seperti di alam mimpi merasuki perasaan saya, setiap kali membayangkannya saya masih merasakan hal yang sama.” Alasan dirinya terinspirasi Ghibli.
Selain itu dirinya merasa, pengalaman hidupnya juga memberikan banyak inspirasi, baik secara fisik dan emosional. Melalui berbagai kejadian yang terjadi dalam hidupnya, hingga berbagai filosofi yang ditemuinya, kesemuanya memberikan inspirasi akan karya-karyanya, tentunya selain para seniman terkenal lainnya.
Dirinya mengakui Indonesia memiliki banyak senian bagus yang aktif di dunia ilustraor, kalau ditanya ingin berkolaborasi dengan artis Indonesia, dia mengiyakan dengan antusias.
“Kolaborasi antar beberapa artis membutuhkan sinergi yang seimbang, mengerti style masing-masing dan berusaha memanfaatkan kekurangan dari kedua belah pihak untuk menciptakan karya yang fantastis. Saya akui saya belum banyak mengenal banyak ilustator Indonesia, tetapi jika ada yang mengajak saya siap berkolabrasi!”