PC gaming

Assassin’s Creed Odyssey akan menceriterakan kisah Sparta vs Athena

Published

on

GwiGwi.com – Ubisoft mengisi janjinya dalam menunjukkan lebih tidak sedikit informasi tentang Assassin’s Creed Odyssey dalam E3 2018.

Sesuai yang dikabarkan sebelumnya, game ini akan membawa pemain ke tanah Yunani. Lebih spesifik, game ini memungut latar waktu selama tahun 431 sebelum Masehi, ketika perang antara bangsa Sparta dan Athena, yang lebih dikenal sebagai Perang Peloponnesian.

Assassin’s Creed Odyssey membawa sejumlah perubahan teknik bermain. Salah satu yang menonjol ialah pilihan dua karakter. Ya, pemain sekarang dapat bertualang dengan dua opsi gender, yakni Alexios sebagai laki-laki, atau Kassandra sebagai perempuan.

Keduanya punya latar belakang yang sama, yakni sebagai tantara bayaran yang menyaksikan peperangan ini dari segi yang berbeda. Namun, sebagai tantara bayaran pastinya mereka akan mengekor siapa yang menyerahkan bayaran lebih besar.

Seperti biasa, Assassin’s Creed Odyssey bakal menghadirkan sejumlah tokoh terkenal, dan pada saat tersebut memang cukup tidak sedikit tokoh filsuf yang hidup. Ubisoft tampaknya masih meluangkan gaya bertarung yang sama seperti Origins. Pembaruan tampak dari pemakaian skill yang kini lebih serupa dengan keterampilan spesial.

Hal berikutnya yang unik adalah, dalam cuplikan ini tidak tampak senjata pamungkas Assassin, yakni hidden blade. Ada satu senjata lumayan kuat mempunyai nama Tombak Leonidas, yang punya kekuatan lebih hebar dari hidden blade.

Dalam presentasinya, pihak Ubisoft melafalkan bahwa Assassin’s Creed Odyssey bakal lebih mengkhususkan unsur RPG, serta meluangkan jalan kisah yang bergantung pada teknik pemain dalam menuntaskan misi.

Keputusan itu akan dominan kecil setelah sejumlah peristiwa, namun akan punya akibat besar saat permainan sudah lumayan jauh.

Assassin’s Creed Odyssey akan terdapat 5 Oktober 2018 untuk PC, Xbox One, dan PS4.

Trending

Exit mobile version