Berita Anime & Manga
‘Arknights: Perish in Frost’ Umumkan Adaptasi Anime
GwiGwi.com – Episode kedelapan dan terakhir dari anime televisi Arknights: Prelude to Dawn berakhir pada hari Sabtu. Terdapat sebuah video yang mengonfirmasikan bahwa produksi anime televisi Arknights: Perish in Frost telah dibuka di studio Yostar Pictures. Disini Yuki Kaida akan berperan sebagai Doctor, dan Tomoya Kurosawa berperan sebagai Amiya, di antara pemeran lainnya.
【TVアニメ】
アークナイツ【冬隠帰路/PERISH IN FROST】
制作決定!▼キャスト
ドクター役 #甲斐田ゆき
アーミヤ役 #黒沢ともよ ほか▼アニメーション制作@YostarPictures
続報をお待ちください!#アークナイツ#冬隠帰路#黎明前奏 pic.twitter.com/TW3DmukiOS
— アークナイツ公式 (@ArknightsStaff) December 16, 2022
Yostar Pictures mendeskripsikan Arknights: Prelude to Dawn, anime televisi pertama dari game smartphone Hypergryph's Arknights, sebagai “musim pertama” ketika acara tersebut diumumkan pada Oktober 2021. Pengumuman hari Sabtu tidak menentukan apakah Arknights: Perish in Frost adalah musim kedua.
Anime The Arknights: Prelude to Dawn tayang perdana di TV Tokyo pada tanggal 28 Oktober. Crunchyroll menayangkan anime tersebut saat ditayangkan di Jepang.
Yuki Watanabe menyutradarai anime Arknights: Prelude to Dawn di Yostar Pictures, dengan Masataka Nishikawa sebagai asisten sutradara. Keduanya sebelumnya mengerjakan anime pendek ulang tahun pertama “Holy Knight Light” dari game smartphone tersebut, dan Watanabe mengerjakan banyak video pendek promosi animasi dari game tersebut. Aya Takafuji (key animator untuk Fate/Grand Order Absolute Demonic Front: Babylonia, SSSS.GRIDMAN) mengadaptasi desain karakter untuk animasi.
Developer Tiongkok Montagne dan Hypergryph merilis game di China pada Mei 2019, dan kemudian Yostar meluncurkan game tersebut di seluruh dunia pada Januari 2020. Gim ini telah menginspirasi beberapa video promosi animasi sejak 2019 dan animasi pendek “Holy Knight Light” berdurasi sembilan menit pada bulan Desember. 2021 untuk menandai hari jadi pertama game tersebut.
Gim ini berlatarkan dunia fantasi bernama Terra dengan motif fiksi ilmiah modern. Terra diganggu oleh bencana langka namun menghancurkan yang memaksa kebanyakan orang untuk tinggal di kota-kota nomaden. Malapetaka juga menghasilkan mineral langka Originium, yang menghasilkan energi tinggi dan karenanya merupakan sumber daya yang berharga, tetapi juga menghabiskan semua yang ada di sekitarnya saat tumbuh. Mereka yang terpapar Originium dalam waktu lama dengan mudah mengembangkan penyakit wasting yang dikenal sebagai Oripathy.
Cerita berpusat di sekitar kehidupan individu yang terinfeksi Oripathy. Sebuah perusahaan medis keliling yang dikenal sebagai Pulau Rhodes menawarkan uluran tangan dan tempat tinggal bagi yang Terinfeksi yang sering dijauhi. Namun, Pulau Rhodes seringkali harus melakukan tindakan paramiliter ad-hoc melawan Gerakan Reunion, sebuah organisasi teroris yang melakukan tindakan kekerasan yang ditujukan kepada pemerintah yang menindas Yang Terinfeksi.
Source: ANN