Serial Anime
Anime Sword Art Online: Alicization akan berkisah persis seperti light novelnya
GwiGwi.com – Pada acara fan meeting Sword Art Online yang dilangsungkan pada hari Sabtu ini, Kazuma Miki, editor serial light novel dan produser anime SAO, mengungkapkan detil teranyar seputar proyek anime ini.
Anime Sword Art Online: Alicization dijamin akan mengusung seluruh kisah dari arc Alicization. Meskipun begitu, ia masih belum memberi informasi lebih lanjut seputar jumlah episode dan bentuk tayang anime ini.
Sword Art Online adalah seri light novel karya Reki Kawahara (penulis cerita) dan abec (ilustrasi). Dua musim seri anime ini yang diproduksi oleh studio A-1 Pictures sudah tayang setiap pada tahun 2012 serta 2014. Selain tersebut seri novel ini pun telah diadaptasi menjadi sejumlah judul game.
Adaptasi film dari seri ini telah tayang di Jepang pada tanggal 18 Februari 2017. Di samping anime Alicization, anime spin-off dari seri SAO yang berjudul Sword Art Online Alternative: Gun Gale Online yang digarap oleh studio 3Hz bakal tayang pada bulan April 2018.
Adapun semua seiyuu yang memerankan anime ini ialah Yoshitsugu Matsuoka sebagai Kirito, Haruka Tomatsu sebagai Asuna, Ai Kayano sebagai Alice, dan Nobunaga Shimazaki sebagai Eugeo.
Cerita dalam lakon Alicization dibuka setelah kejadian di cerita Mother’s Rosario di mana Kirito dihubungi oleh pihak JSDF untuk mengerjakan uji jajaki dari sistem Rath yang memakai perangkat Full Dive generasi baru mempunyai nama Soul Translator (STL), sebagai unsur dari Project Alicization. Dalam uji coba itu Kirito menjalani kehidupan di dunia virtual mempunyai nama Underworld. Di sanalah ia menjadi rekan dekat dengan Eugeo dan Alice. Namun di tengah menjalani uji jajaki tersebut, Kirito tiba-tiba mendapat serangan dari di antara pelaku permasalahan Death Gun. Serangan tersebut membuat Kirito berada dalam situasi kritis. Sebagai salah satu teknik untuk mengamankan Kirito, Kikuoka diam-diam membawa Kirito ke kemudahan rahasia kepunyaan militer dan memakai Soul Translator guna menyembuhkan luka di benak Kirito dampak serangan tersebut. Karena memakai Soul Translator, sekitar tidak sadarkan diri, kesadaran Kirito masuk ke dunia Underworld, suatu dunia virtual yang alur waktunya ribuan kali lebih cepat dikomparasikan dunia nyata berkat adanya teknologi mempunyai nama Fluct Light Acceleration.