Berita Anime & Manga

Animator Soroti Budaya Kerja WIT Studio dan Kontroversi AI, Ungkap Alasan Tolak Vinland Saga

Published

on

www.gwigwi.com –

Isu internal kembali mencuat dari industri anime setelah seorang animator yang pernah terlibat dalam proyek Kabaneri of the Iron Fortress (2016) membagikan pengalamannya bekerja di WIT Studio. Melalui pernyataannya, ia menyoroti sejumlah masalah lama yang disebut telah memengaruhi lingkungan kerja di studio tersebut.

Animator tersebut menggambarkan suasana kerja yang penuh tekanan, di mana budaya saling menyalahkan dan teguran keras kerap terjadi, bahkan ketika staf berusaha memperbaiki kesalahan. Kondisi ini disebut sebagai salah satu alasan utama dirinya menolak tawaran untuk terlibat dalam produksi anime Vinland Saga.

 Kritik terhadap Manajemen dan Sistem Produksi

Menanggapi pernyataan resmi WIT Studio yang menyebut “kegagalan sistem inspeksi dan manajemen”, animator tersebut memberikan pandangan berbeda. Ia menilai bahwa tanggung jawab utama tetap berada pada jajaran pimpinan.

Menurutnya, adegan penting seperti opening anime seharusnya melalui pengawasan ketat dari berbagai pihak, termasuk sutradara, produser, dan tim inti produksi. Karena itu, ia menegaskan bahwa keputusan penggunaan materi berbasis AI tidak mungkin lolos tanpa persetujuan pihak-pihak tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa sutradara memiliki peran besar dalam menyetujui hasil akhir, sehingga tidak sepenuhnya tepat jika kesalahan hanya dibebankan pada sistem.

Klarifikasi: Bukan Serangan, Tapi Penjelasan

Dalam pernyataan lanjutannya, animator tersebut menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk menyerang WIT Studio. Ia hanya ingin menjelaskan alasan pribadi mengapa memilih tidak melanjutkan kerja sama dengan studio tersebut.

Ia juga membandingkan pengalaman kerjanya dengan studio lain, dan menyebut bahwa ada perbedaan dalam hal tanggung jawab serta pendekatan profesional yang dirasakan.

 Respons WIT Studio

Di sisi lain, WIT Studio telah mengambil langkah untuk merespons kontroversi yang terjadi. Studio tersebut memastikan bahwa:

Latar belakang yang terdampak akan digambar ulang oleh seniman manusia

Urutan adegan terkait akan diganti mulai episode kedua

Langkah ini menunjukkan upaya untuk memperbaiki kualitas produksi sekaligus merespons kritik dari publik dan pelaku industri.

Isu ini kembali membuka diskusi tentang kondisi kerja di industri anime, tanggung jawab dalam proses produksi, serta penggunaan teknologi seperti AI dalam pembuatan konten kreatif.

Trending

Exit mobile version