Entertainment

Aktris film porno Jepang, Kirari Hoshizora tawarkan layanan prostitusi di Taiwan

Published

on

GwiGwi.com – Dengan turunnya pasar film porno Jepang selama beberapa tahun terakhir ini, banyak aktris film porno seperti Sola Aoi memilih pindah ke China dan Taiwan untuk mengembangkan karirnya.

Bahkan bukan hal yang mengejutkan lagi kalau nanti artis film porno terkenal seperti Kirari Hoshizora menyediakan layanan prostitusi pada sebuah event di Taipei selama 3 hari, dimulai dari tgl 14 maret lalu sepeti dilansir oleh Liberty Times pada 8 maret.

Menurut laporan tersebut, harga untuk layanan berhubungan sex dengan Hoshizora adalah 75.000 dollar Taiwan atau Rp. 35 juta untuk sesi selama 90 menit. Untuk mereka yang puas dengan oral seks, cukup membayar sekitar 25.000 dollar taiwan, sekitar Rp. 10 juta.

Advertising
Advertising

Untuk meyakinkan mereka yang ragu kalau yang wanita tersebut adalah Hoshizora yang asli, pihak promotor sendiri mengklaim sudah membuktikan kalau yang wanita tersebut adalah Hoshizora sendiri, tulis laporan terebut. Untuk servis yang diberikan, Hoshizora sendiri hanya mendapatkan 20.000 dollar taiwan per setiap orang yang dia layani.

Hoshizora memulai debutnya di industri film porno dengan nama Mashiro Yuna pada 2013 lalu. Sejak mengganti namanya menjadi Kirari Hoshizora, dia sudah tampil di 40 judul film yang kebanyakan menonjolkan payudara besarnya saat dia berakting sebagai gadis muda dengan kekasih yang lebih tua.

Ini bukan pertama kalinya aktris film porno beralih profesi ke bisnis prostitusi di Taiwan. Liberty Daily juga pernah memberitakan hal yang sama September lalu, tentang Arisa Fujii yang juga beralih profesi ke bisnis prostitusi.

Meski adanya preseden ini, konsekuensi hukum dari acara-acara seperti ini masih belum jelas karena prostitusi sendiri sebenarnya dilarang di Taiwan (menurut tulisan tersebut, pihak promotor menjamin tidak akan ada penangkapan oleh polisi). Pada 2011 lalu ada satu undang-undang yang diamandemen untuk memfasilitasi adanya zona jual beli seks khusus. Tapi pemerintahan kota masih ragu untuk membuat batas zona seperti itu karena memungkinkan naiknya angka kriminalitas dan jatuhnya harga real estate.

Meskipun begitu, para pria di Taiwan sepertinya sudah siap dengan hal0hal seperti ini. Seperti dilansir tabloid online Nikkan Saizo, banyak pria taiwan yang menyatakan di internet bahwa mereka tidak ragu untuk membayar mahal demi bisa berhubungan seks dengan Hoshizora, meski harga yang diminta jauh di atas rata-rata gaji bulanan mereka. “Skill tingkat tinggi aktris-aktris film porno Jepang sangat diminati di Taiwan.” tulis salah seorang netizen. “Aku takkan ragu membayar 80.000 dollar untuk mencobanya.”

Trending

Exit mobile version