News
Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?
Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.
Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.
Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.
Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun
Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.
Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.
Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.
Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.
Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda
Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.
Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.
Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.
Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019
Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.
Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.