Daftar Anime
6 Lagu Tema Anime yang Dinyanyikan YOASOBI
Sejak membuat lagu Opening untuk anime Oshi no Ko, nama YOASOBI sangat melejit. Dibentuk sejak tahun 2019, duo musisi ini telah menancapkan eksistensinya dalam hiburan musik Jepang.
Yoasobi sendiri memakai slogan bernama Novel Into Music. Hal itu memang bukan sekadar kalimat karena mereka memang ingin mempresentasikan novel ke dalam musik. Berikut rekomendasi lagu tema anime yang dinyanyikan oleh YOASOBI.
1. Kaibutsu (OST BEASTARS)
Sesuai dengan slogannya, novel yang ditulis oleh mangaka BEASTARS, Paru Itagaki, berjudul I Press My Own Ear to My Chest jadi landasan “Kaibutsu”. Bisa dikatakan, lagu ini sendiri mengisahkan tentang seekor karnivora yang berusaha hidup bersama dengan herbivora di dunia kejam.
Lagu yang menjadi pembuka anime BEASTARS Season 2 ini dirilis pada 6 Januari 2021. Tembang satu ini jadi satu-satunya lagu Jepang yang masuk dalam 10 daftar lagu terbaik versi Time.
Kaibutsu juga hadir dalam versi bahasa Inggris dengan judul Monster yang rilis pada 30 Juli. Lagu ini sempat mengekor Homura milik Lisa di posisi puncak. Hal itu terjadi dalam tangga lagu akhir tahun Billlboard Japan Hot Animation 2021,
2. Yasashii Suisei (OST BEASTARS)
YOASOBI juga membuat lagu tema penutup untuk BEASTARS Season 2. Lagu tersebut merupakan lagu A-Side pada CD single Kaibutsu. Sama seperti sebelumnya, Yasashii Suisei juga berlandaskan novel karya mangaka BEASTARS yang berjudul Shishiza Ryūseigun no Mama ni atau A Leonid Always.
Jika ditranslasikan, maka memiliki arti Gentle Comet. Bahkan, lagu ini juga terkenal dengan judul versi Inggrisnya, Comet. Lagu yang tergabung dalam album pertama berbahasa Inggris ini mengikuti Kaibutsu (posisi 2) dalam Billboard Japan Hot Animation pada posisi 11.
3. Gunjou (OST Blue Period)
Gunjou memiliki arti warna biru gelap atau Ultramarine. Sama seperti judulnya, lagu ini jadi penggiring anime yang mengusung warna biru. Salah satu prestasi lagu yang rilis 1 September 2021 ini adalah meraih predikat diamond oleh Asosiasi Rekaman Jepang. Lagu tersebut berada di posisi kedua setelah lagu debutnya, Yoru ni Kakeru.
Selain terinspirasi dari manga Blue Period, lagu ini juga terinspirasi dari cerita berjudul Ao o Mikata ni. Gunjou memberi semangat dan membangun kepercayaan diri untuk berani mengekspresikan dan mengejar apa yang disuka. Hal itu disimbolkan dalam kisah Yatora Yaguchi yang tertarik pada lukisan dan ingin mendalami seni di Blue Period
4. Shukufuku (OST Mobile Suit Gundam: The Witch from Mercury)
Berdasarkan novel Yurikago no Hoshi karya Ichiro Okouchi, Shukufuku jadi lagu yang mengiringi anime Mobile Suit Gundam: The Witch from Mercury. Ichiro sendiri menjadi orang yang bertanggung jawab dalam menulis kisah anime tersebut.
Shukufuku hadir dalam versi bahasa Inggris dengan judul The Blessing. Lalu, masuk dalam album Inggris kedua YOASOBI, E-Side 2. Lagu ini rilis secara digital tepat sehari sebelum animenya tayang.
Meskipun disukai banyak pihak, tampaknya lagu ini belum berhasil menggeser pendahulunya, yakni Kaibutsu dalam Billboard Japan Hot Animation.
5. Idol (OST Oshi no Ko)
Melalui lagu Idol, YOASOBI semakin memperkuat keberadaannya di dunia musik internasional. Bahkan, lagu ini sempat merajai Billboard Global Exc. US menjadi lagu yang aslinya berbahasa Jepang pertama duduki posisi tersebut. Bahkan, ada juga challenge tarian dengan lagu Idol yang banyak diikuti hingga para idol KPop.
Tak lupa dengan slogan awalnya, Idol ditulis oleh Ayase berdasarkan cerita pendek karya Aka Akasaka berjudul 45510. Dia juga menulis kisah manga Oshi no Ko. 45510 merupakan prequel kisah Oshi no Ko karena menceritakan tentang seorang idol, Ai Hoshino yang merupakan ibu dari tokoh utama manganya.
6. Yussha (OST Sousou no Frieren)
Frieren diangkat jadi anime setelah kolaborasi penulis manganya, Kanehito Yamada dan sang ilustrator, Tsukasa Abe meraih penghargaan New Creator Prize 2021. Kisah Frieren ini menjadi anime yang sangat dinantikan pada saat itu.
Lagu yang tergabung dalam album The Book 3 ini berdasarkan cerita pendek berjudul Souso. Rilis pada 29 September 2023, Yuusha atau The Brave ini mengisahkan emosi kesepian sang heroine dalam hingar bingar musik.