News

5 Robot Keren di Japan Robot Week 2014

Published

on

Japan Robot Week 2014 digelar minggu ini, mulai dari tanggal 15 Oktober hingga 17 Oktober 2014. Lebih dari 140 perusahaan dan organisasi turut serta untuk memamerkan hasil ciptaan mereka. Kali ini gwimin mau share 5 robot keren yang dikutip dari WSJ

1. Robot Penitipan Anak, Chicaro

Robot ini dikembangkan di Laboratorium Sistem Intelijen di Universitas Elektro Komunikasi Tokyo. Robot ini menggunakan video chat untuk berinteraksi dengan bayi atau anak kecil, dimana sang orang tua atau kerabat berada ditempat jauh.  Untuk pengembangan yang akan datang, robot ini bisa otomatis bergerak ke arah anak kecil ketika robot ini tersambung ke orang yang sedang berbicara.

2. Nao, Robot yang menyerupa manusia yang dapat diprogram

Nao, robot humanoid berkaki dua dari Aldebaran yang berbasis Perancis, dapat terlibat dalam percakapan manusia. Pengguna tech-savvy dapat memprogram robot ini untuk menunjukkan berbagai perilaku, dan beberapa aplikasi tambahan yang dapat diunduh. Perusahaan robot ini mengatakan bahwa Nao saat ini digunakan di lebih dari 70 negara sebagai alat pendidikan. Raksasa telekomunikasi Jepang Softbank mengakuisisi Aldebaran dua tahun yang lalu dengan nilai sekitar $ 100 juta.

3. Chapit, Robot Komunikasi

Chapit dapat mengontrol televisi, sistem pencahayaan dan alarm, mengenali berbagai perintah suara. Pemiliknya juga dapat melakukan percakapan dengan robot ini. Chapit rencananya akan dirilis oleh pembuat chip Jepang, RayTron Inc, tahun depan.Perusahaan Chapit berharap bahwa robot kedepannya akan mengurangi beban pengasuh orang tua atau orang -orang lemah.

4. Robot untuk Asisten Operasi dokter

Tim riset Universitas Jepang juga muncul dalam ajang ini. Laboratorium Robot  Medis dan Keselamatan dari Universitas Hosei datang dengan robot yang memungkinkan dokter untuk mengontrol dari jarak jauh dalam hal bedah laparoskopi, yang menggunakan kamera untuk memeriksa perut atau panggul setelah membuka tubuh dengan sayatan kecil. Robot ini menawarkan sesuatu yang lebih baik untuk para dokter dari alat biasanya. Tim riset ini juga berencana menambah fitur dimana pengguna dapat merasakan lengan robot jika menabrak sesuatu.

5. D-VISION, Sistem Visualisasi 3D

D-Vision menggunakan perangkat yang dimodifikasi dari Kinect sensor milik Microsoft untuk konsol video game Xbox. D-Vision dikembangkan oleh Double Research & Development Co. ini, dapat memvisualisasikan sekitarnya dan membedakan obyek serta mengambil salah satu obyek yang dibutuhkan. Teknologi penginderaan yang dapat membedakan objek dari berbagai ketinggian dan karakteristik visual tanpa banyak melibatkan instruksi dari manusia. Perusahaan robot ini menyatakan bahwa D-Vision dapat digunakan untuk memilih produk yang cacat pada di pabrik.

 

Trending

Exit mobile version