Connect with us

Cosplay

Kreatif, Cosplay Goku ini memanfaatkan Hoverboard menjadi Awan Kinton

Published

on

GwiGwi.com – Mungkin hal berikut ini akan menjadi impian setiap para penggemar Dragon Ball, mengendarai awan kinton miliki Son Goku. Uniknya awan ini hanya bisa digunakan Goku yang mana berhati tulus.

Goku Flying Nimbus

Namun bagaimana, jika awan kinton dapat digunakan oleh siapa saja bahkan kamu, ya kamu. Seorang cosplayer asal Taiwan sangat kreatif untuk merealisasikan mimpi setiap fans. Dalam video ini, seorang yang mengenakan cosplay Goku tanpa wig saiya kas Goku berkeliling kota taipei dengan awan kinton. Awan kinton yang dibuat disini menggunakan hoverboard sebagai dasar yang dihiasi dengan kapas yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai awan. Tentu saja tidak lupa dengan tambahan warna kuning agar seperti di animenya. Chala-Head-Chala juga menjadi background musik video ini sehingga menambah kerennya sang cosplayer mengendarai awan kinton.

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Tenang saja buat kamu yang ingin meniru ide ini, sang cosplayer telah menggungah video lainnya tentang bagaimana caranya membuat awan kinton buatan ini.

Bagaimana tertarik membuatnya? jangan lupa share ke gwimin ya

Cosplay

Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Published

on

By

GwiGwi.com – Tim cosplay yang juara di Ennichisai telah berangkat ke Jepang untuk mewakiili Indonesia pada pertandingan dunia WORLD COSPLAY SUMMIT. Tim cosplay yang menjadi representatif Indonesia tahun ini adalah cosplayer kembar dari Semarang, Gerard Jason Anthony (19) dan Gilbert Jovan Anthony (19) dengan nama tim Genesis Twins.

Tim ini telah berhasil lolos dalam kompetisi ICGP (Indonesia Cosplay Grand Prix) di Yogyakarta mewakili regional Jateng DIY, kemudian meraih juara utama ICGP Grand Final yang diadakan di ENNICHISAI 2019, Jakarta mengalahkan finalis dari regional Jabar DKI, Sumatra, Jatim dan Bali.

Mereka berdua akan membawakan penampilan cosplay dari Soul Calibur VI sebagai karakter Yoshimitsu dan Nightmare dengan sangat baik dan mampu memukau penonton.

Dalam agenda saat berada di Jepang, mereka akan membawakan cosplay karakter One Piece pada Opening Ceremony dan Wedding Brass Party at Bleuman Nagoya, Naruto untuk Meijimura Museum Tour, Fairy Tail untuk Osu Street Parade dan Soul Calibur VI pada WCS Tokyo-Nagoya Round bersama dengan 39 negara peserta lainnya.

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Namun, sebelum menuju ke Nagoya, pada tanggal 26 Juli kemarin, tim Indonesia harus melewati penyisihan di Tokyo (Tokyo Round) dimana kostum mereka akan
dipamerkan dan nilai oleh dewan juri. Sudah terpilih 6 negara yang langsung menuju final, sementara Indonesia selanjutnya akan mengikuti penyisihan di Nagoya
(Nagoya Round) untuk lolos ke Final Stage World Cosplay Championship.

World Cosplay Championship merupakan sebuah kompetisi cosplay bergengsi dengan skala akbar karena diikuti oleh 40 negara dan sangat berkualitas karena penilaian dilihat dari aspek performance dan costume making, oleh karena itu kompetisi ini ditujukan untuk menentukan tim No.1 “World Cosplay Summit” yang disponsori oleh Komite Eksekutif WCS. Di setiap negara, baik perwakilan nasional dan regional yang telah memenangkan kualifikasi final pada regionalnya akan berkompetisi kembali untuk meraih peringkat pertama pada World Cosplay Championship yang diadakan di Jepang.

Continue Reading

Cosplay

#C3AFAJKT2018 Clarissa Punipun: “Fans Indonesia Memang Spesial!”

Published

on

GwiGwi.com ー Cosplayer asal Indonesia, Clarissa Punipun, akan kembali ikut meramaikan perhelatan C3 AFA Jakarta tahun ini sebagai guest star. Punipun akan muncul dalam beberapa stage maupun booth di AFA untuk melakukan photo session, cosplay showcase, maupun piano performance. Meski sedikit terhambat dengan kondisi matanya sehingga tidak dapat ber-cosplay menggunakan lensa kontak, ia tetap merasa senang untuk tampil di event ini seperti tahun-tahun sebelumnya. Beberapa waktu lalu Punipun memang telah mengumumkan di media sosial bahwa dirinya akan cukup lama tidak mengenakan lensa kontak karena alasan kesehatan dan larangan dokter, sehingga ia meminta maaf jika cosplay-nya saat ini tampak kurang akurat.

Punipun sebagai Platelet-chan dari anime “Cells at Work”. Meski sedang dilarang memakai lensa kontak, tetap saja terlihat kawaii ya!

Sebagai cosplayer Indonesia yang telah dikenal di dunia internasional, Puni tidak pernah lupa untuk menyemangati para cosplayer lainnya agar terus berkarya serta memiliki rasa percaya diri. “Kita juga harus fokus pada pengembangan diri daripada mengurusi hal-hal yang tidak penting seperti drama,” ia menambahkan.

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Selain menggeluti cosplay maupun musik, Punipun juga sangat suka dengan games. Akhir-akhir ini ia rutin mengadakan live streaming sembari bermain games. Puni mengaku senang dapat berinteraksi dengan followers-nya serta bermain bersama. Ngomong-ngomong soal followers dan fans, bagi seorang Clarissa Punipun bagaimana sih perasaannya terhadap para fans di Indonesia sendiri?

Fans dari Indonesia merupakan fans yang sangat spesial. Kenapa? Karena mereka selalu mendukung karyaku dan berkat mereka aku bisa tumbuh besar,” Puni menjelaskan. Ia juga menyatakan bahwa tidak sedikit fans yang menjadi cukup akrab dengannya seperti seorang teman karena sering sekali berinteraksi.

Nah, buat kalian yang ingin bertemu dengan cosplayer imut yang satu ini, yuk datang ke C3 AFA Jakarta 2018! Berikut adalah jadwal dari Clarissa Punipun selama 3 hari AFA berlangsung.

Terakhir, jangan lupa pula untuk membagikan keseruanmu di AFA bersama Clarissa Punipun dan guest lainnya serta tag sosial media GwiGwi juga ya! See you!

Continue Reading

Cosplay

#C3AFAJKT2018 Baozi dan Hana: “Kami merindukan Indonesia!”

Published

on

GwiGwi.com ー Setelah lama tidak berpartisipasi dalam event-event yang ada di Asia Tenggara, cosplayer asal China, Baozi dan Hana, kembali hadir dalam event C3 AFA Jakarta 2018. Keduanya mengaku senang dan tidak ragu untuk kembali datang ke Indonesia karena merindukan fans mereka di sini. Namun ada sedikit perbedaan, karena Baozi dan Hana tidak hanya datang untuk sekadar menjadi guest star, tetapi mereka juga akan menyelenggarakan sebuah make-up workshop. “Kami harap kali ini kami mampu mengajarkan gaya make-up yang cute untuk semuanya! Banyak tips make-up berguna yang ingin kami bagikan kepada kalian,” jelas Baozi dan Hana.

Berkaitan dengan make-up, Baozi dan Hana pun membagikan beberapa hal menarik mengenai brand make-up mereka, Flower Knows. Kebetulan sekali koleksi terbaru dari Flower Knows yaitu Kingyo Hanabi (Goldfish Fireworks), dirilis bertepatan dengan periode pelaksanaan AFA. Goldfish Fierworks sendiri merupakan seri major mereka yang pertama dalam semester kedua tahun ini. Di dalamnya terdapat palet eyeshadow besar dan juga lipstick tipis. Untuk packaging Goldfish Fireworks, Baozi dan Hana juga tidak segan berkolaborasi dengan seorang ilustrator populer di China sehingga hasilnya terlihat sangat indah.

Salah satu contoh produk dari serial Kingyo Hanabi

Selain itu baik Baozi maupun Hana juga sedang memulai kegiatan baru lain yaitu membuat video di YouTube. Bagi duo cosplayer ini, awalnya cukup sulit untuk mencoba sesuatu yang tidak biasa.

Tetapi memproduksi konten-konten berupa video bertema make-up adalah satu hal yang selalu ingin Hana lakukan, karena itulah mereka terus terdorong untuk membuatnya. “Kami berdua terus berusaha untuk semakin berkembang dalam hal ini. Setiap video harus dipersiapkan matang-matang dengan topik serta produk bagus yang ingin dibagikan kepada audiens. Namun hal yang terpenting adalah kami sangat menerima masukan dari semua orang mengenai konten apa yang ingin mereka lihat dari kami.”

Baca Juga:  Perwakilan Indonesia lolos ke putaran Final Kejuaraan Cosplay Dunia di World Cosplay Championship Japan 2019 di Nagoya

Baozi menambahkan bahwa Hana jugalah yang secara general menentukan topik-topik yang akan mereka ulas. Menurutnya Hana memiliki begitu banyak ide mengenai video-video tersebut dan sangat bekerja keras dalam setiap proses produksi. Tidak hanya mengenai make-up, Baozi dan Hana ingin pula mencoba untuk mengunggah video yang cenderung mengarah ke topik lifestyle. Meskipun begitu mereka tetap akan memperbanyak video tutorial mengenai make-up.

Untuk cosplay sendiri, saat ini mereka berdua memiliki rencana untuk meng-cosplaykan karakter-karakter dari animasi China berjudul 魔道祖师 (The Founder of Diabolism). “Serialnya bagus sekali, dan kami pun terkejut karena banyak fans di Facebook yang tertarik untuk melihat cosplay kami dari animasi ini! Harap tunggu kelanjutan progress kami untuk cosplay-nya, ya.”

Terakhir, tidak lupa Baozi dan Hana juga memberikan tips bermanfaat untuk para cosplayer yang ingin menjadi lebih baik.

“Jangan terlalu stres dalam ber-cosplay. Kami telah melakukan hal ini bertahun-tahun tapi selalu ada area yang kami rasa tidak terlalu kami kuasai. Kami harap kaliam semua bisa lebih memfokuskan perhatian pada momen-momen menyenangkan dalam dunia cosplay. Just enjoy and relax!

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending